Persidangan dibatalkan karena seorang anggota Partai Progressive Liberal mengumumkan bahwa salah satu terdakwa, Pleasant Bridgewater, mantan anggota senat Bahama dari partai tersebut, tidak bersalah.
- Tim WowKeren
- Kamis, 22 Oktober 2009 - 16:09 WIB
WowKeren - Persidangan kasus pemerasan terhadap John Travolta yang kembali digelar hari Rabu tanggal 21 Oktober berakhir dengan pembatalan. Seperti dikutip dari Associated Press, hakim Anita Allen memutuskan untuk membatalkan persidangan setelah seorang politikus Bahama mengumumkan dalam rapat tahunan partai yang disiarkan secara langsung di TV dan radio bahwa salah satu terdakwa telah dinyatakan tak bersalah.
Kejadian yang membatalkan persidangan tersebut bermula ketika anggota parlemen, Picewell Forbes, mengumumkan pada para anggota yang hadir di rapat tahunan partai Progressive Liberal bahwa terdakwa Pleasant Bridgewater, mantan anggota senat Bahama dari partai tersebut, telah dibebaskan. Sedangkan pada Rabu malam itu, para juri dalam persidangan kasus pemerasan ini masih tengah berunding untuk memutuskan hasilnya.
Akan tetapi tak lama kemudian, Alex Storr, seorang wakil pimpinan partai terpilih, mengatakan bahwa Picewell salah bicara. Ia menjelaskan jika informasi tersebut tidak benar dan belum ada hasil putusan sidang yang telah dikeluarkan. Alex lalu mewakili partainya menyampaikan permintaan maaf.
Meski telah meminta maaf, hakim Anita mengatakan jika pernyataan Picewell tersebut tidak memberinya pilihan lain selain membatalkan persidangan. Namun, ia masih belum memberikan jadwal sidang ulangan.
Pleasant Bridgewater dan pengemudi ambulan Tarino Lightbourne merupakan kedua terdakwa kasus pemerasan terhadap John terkait kematian putranya, Jett Travolta, Januari lalu. Para terdakwa mengancam akan membeberkan dokumen yang telah ditandatangani oleh John jika ia tidak memberikan uang sebesar 25 juta dolar.
Dokumen tersebut menyebutkan bahwa John menolak untuk membawa Jett ke rumah sakit setelah putranya ditemukan tidak sadarkan diri di kamar mandinya. Semula John menolak karena ia ingin segera membawa putranya ke bandara untuk mendapatkan perawatan medis di Florida. Namun, pada akhirnya John menemani Jett ke rumah sakit lokal di kepulauan Bahama tersebut.
Putra sulung John dan Kelly Preston tersebut meninggal secara tiba-tiba setelah mengalami kejang ketika mereka sekeluarga tengah menikmati liburan keluarga di Kepulauan Bahama. Dalam persidangan terungkap bahwa Jett (16) menderita autisme seperti yang dirumorkan selama ini.
(wk/)