Tak Sanggup Danai Syuting Di Amerika Serikat, Woody Allen Lebih Fokus Garap Film Di Eropa
Film

Sementara untuk memilih para pemain, Woody lebih suka memilih aktor dan aktris yang memiliki kecintaan pada akting.

WowKeren - Faktor biaya rupanya selalu menjadi pertimbangan aktor sekaligus sutradara Woody Allen dalam menggarap film. Diungkapkan Woody pada Variety, ia lebih memilih melakukan proses syuting di Eropa karena biaya syuting di wilayah Amerika Serikat lebih mahal.

Selain faktor dana, mantan kekasih Mia Farrow ini juga menganggap nuansa yang tercipta saat berada di Eropa justru lebih memunculkan kreativitas. Woody bahkan mengaku kagum pada film Eropa yang selalu lebih memiliki unsur artistik dibandingkan film di Amerika.


Untuk memilih para aktor dan aktris yang akan terlibat dalam proyek filmnya, Woody lebih menekankan pada motivasi utama bergabungnya mereka. Karena merasa tak sanggup membayar dengan harga tinggi, Woody memilih para pemeran dengan berdasarkan pada kecintaan mereka pada akting. Selain mengungkapkan pertimbangannya itu, ia juga sempat memuji kinerja dan bakat para aktor dan aktris yang pernah bermain di filmnya seperti Javier Bardem, Penelope Cruz dan Antonio Banderas. "Saya beruntung bisa bekerjasama dengan orang-orang terbaik," tutur sutradara yang dikenal unik tersebut.

Debut Woody sebagai sutradara dimulai saat ia membesut film "What's New Pussycat?" (1965). Beberapa karya terbaik yang pernah dikerjakannya yakni film peraih penghargaan Oscar "Annie Hall" (1977), "The Curse of the Jade Scorpion" (2001), "Vicky Cristina Barcelona" dan "Midnight in Paris".

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait