Sutradara Matthew Vaughn: 'X-Men: First Class' Kembalikan Keaslian Kisah Komik 'X-Men'
Film

Film yang diperkirakan rilis 2011 ini juga lebih banyak menghadirkan kisah saat sejumlah mutan menyusun rencana aksi dibandingkan adegan laga para mutan.

WowKeren - Sutradara Matthew Vaughn angkat bicara tentang film "X-Men: First Class" yang ia arahkan. Pada Slashfilm, Matthew mengaku kalau pemilihan warna kostum yang didominasi kuning dan biru yang dipakai karakter X-Men tersebut demi mengembalikan keaslian kisah awal "X-Men" yang dalam versi komiknya menggunakan kostum dengan warna serupa. Selain itu, warna kostum itu merupakan pembuktian janji Matthew yang sekitar pertengahan Agustus lalu sempat mengungkapkan keinginannya mengadaptasi kemasan visual dan teknologi yang biasa muncul di film lawas James Bond.

"Kostum itu berwarna biru dan kuning karena saya ingin mengembalikannya ke warna asli," kata Matthew. Selain itu, kostum utama tersebut terlihat menarik seperti kemasan film James Bond era tahun 60an."

Sutradara yang pernah membesut film "Kick-Ass" ini juga memperlihatkan foto perdana saat Erik Lehnsherr menampilkan sosoknya sebagai mutan Magneto (Michael Fasbender) dan Charles Xavier/Profesor X (James McAvoy) yang memperlihatkan kemampuannya membaca pikiran. Diakui Matthew, sosok Magneto dan Charles Xavier yang masing-masing diperankan Ian McKellen dan Patrick Stewart memang sulit tergantikan. Namun, Matthew menjanjikan kalau kepiawaian akting James dan Michael tak kalah hebatnya dengan aktor pendahulu mereka. Apalagi, Matthew berniat mengemas film "X-Men: First Class" ini dengan konsep visual yang terlihat lebih nyata dan tidak terkesan mengandalkan efek visual seperti khayalan semata layaknya seri film "X-Men" lainnya.

"Saya rasa 'X-Men 3' ('X-Men: The Last Stand') yang paling banyak menampilkan adegan laga. Sementara 'X-Men' 1 dan 'X-Men 2' memperlihatkan set properti yang hebat," kata Matthew. Namun bagi saya, sungguh membosankan melihat animasi komputer dan adegan yang menampilkan efek ledakan besar. Saya rasa semua itu sudah cukup bagi saya. Saya lebih ingin menampilkan adegan saat sejumlah karakter mengarahkan sebuah aksi dibandingkan karakter yang sekedar tampil berlaga."

Tak hanya Matthew yang bekerja keras, salah satu pemeran yakni Jennifer Lawrence mengungkapkan kalau ia harus berada di kursi rias selama delapan jam sehari untuk perannya sebagai Mystique yang wajah hingga tubuhnya dirias dengan warna biru. Apalagi setelah dirias, Jennifer juga tak diperbolehkan menyantap makanan berlebihan agar riasan di wajah dan tubuhnya tak luntur sekaligus menjaga bentuk tubuhnya tetap ramping.


"Ini sungguh sangat buruk, saya merasa kelaparan selama lima bulan, kata Jennifer pada The Hollywood Reporter. "Saya masih merasa kesal kalau mengingatnya. Saya kini pelan-pelan kembali ke pola lama saya karena saya ingin kembali bisa makan banyak."

Film yang diadaptasi dari komik terbitan Marvel Comics berjudul sama ini diperkirakan rilis 3 Juni 2011. Berlatar tahun 1960-an, "X-Men: First Class menceritakan kehidupan Charles Xavier dan Erik Lensherr sebelum mereka menjadi mutan yang memiliki nama julukan Professor X dan Magneto. Awalnya, Charles dan Erik adalah dua anak muda yang menyadari untuk pertama kalinya bahwa mereka memiliki kekuatan super. Sebelum bermusuhan, Charles dan Erik merupakan dua sahabat karib yang bekerjasama dengan para mutan untuk menghentikan ancaman terhebat yang pernah ada di dunia. Namun dalam perjalanannya, hubungan diantara mereka menjadi renggang dan akhirnya menjadi pemicu terbentuknya perang antara kelompok Brotherhood yang dipimpin Magneto dan X-Men yang dipimpin Professor X.

Simak dua foto terbaru film "X-Men: First Class":

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!