Nathan Followill Terluka, Kings Of Leon Terpaksa Gagal Konser
Musik

Drummer yang sebelumnya menghina kreator "Glee", Ryan Murphy, tersebut harus beristirahat total sekitar tiga bulan untuk menyembuhkan otot lengannya.

WowKeren - Ini mungkin sebuah karma bagi drummer Kings Of Leon, Nathan Followill. Setelah sebelumnya, Nathan terlibat perang kata dengan produser Ryan Murphy dan menghina serial TV "Glee", kali ini drummer berusia 31 tahun tersebut mengalami sakit di bagian otot lengannya.

Akibat penyakitnya itu, Nathan harus memulihkan kondisi setidaknya selama tiga bulan sehingga tur konser King Of Leon di Afrika Selatan dan Australia terpaksa harus ditunda. "Mohon maaf untuk semua penggemar di Australia dan Afrika Selatan. Lengan saya perlu waktu untuk sembuh namun kami akan segera kembali akhir tahun ini. Mohon maaf sekali lagi," kata Nathan.

Perang dengan kreator "Glee" bermula ketika Kings of Leon menolak single "Use Somebody" mereka dibawakan di serial TV FOX itu. Personil Kings of Leon merasa kalau mereka sudah cukup terkenal tanpa harus mempromosikan lagunya di layar kaca.

Ryan yang diwawancarai The Hollywood Reporter kemudian dengan kesal memaki grup band asal Tennessee itu. Ryan bahkan menganggap King Of Leon egois dan tak berperasaan.


"Segala hal tentang 'Glee' benar-benar membuat kami terkejut. Ini benar-benar di luar kekuasaan kami. Saat muncul permintaan agar single kami ditampilkan, kami bahkan sama sekali belum pernah melihat acara itu. Tawaran itu muncul di akhir jadwal promo single 'Use Somebody' dan kami telah selesai mempromosikan lagu itu," kata vokalis Caleb Followill menjelaskan duduk permasalahannya. "Pernyataan itu sama sekali bukan dimaksudkan untuk menghina 'Glee' ataupun pendidikan musik ataupun penggemar serial TV itu."

Berbeda dengan Caleb, Nathan justru melontarkan komentar sinis. Selain menyuruh Ryan Murphy menemui terapis, Nathan bahkan berani meminta Ryan menggunakan cat kuku dan membeli bra baru.

Ryan pun membalas Nathan dan mengungkapkannya sebagai pria phobia homo yang masih perlu diberi pendidikan. Bahkan Nathan dianggap telah menghina kaum gay. Tak ingin terus memperpanjang, Nathan menulis permohonan maaf di Twitter atas kata-kata kasarnya.

"Saya minta maaf pada siapapun yang salah memahami komentar saya dengan menganggap saya sebagai pria yang benci kaum gay atau wanita," kata Nathan. "Saya bukanlah orang yang seperti itu. Saya sungguh sangat menyesal dan minta maaf."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!