Avril Lavigne Sempat 'Perang' Dengan Label Rekamannya Demi 'Goodbye Lullaby'
Musik

Avril mengaku albumnya tertunda karena bertentangan dengan label rekaman, RCA Records, yang ingin memasukkan unsur musik dance dalam album "Goodbye Lullaby".

WowKeren - Setelah empat tahun berjuang, album keempat Avril Lavigne, "Goodbye Lullaby" telah rilis Selasa, 8 Maret. Avril menceritakan bahwa selama penggarapan album ini, ia mendapat banyak tantangan, khususnya tantangan dari label rekamannya, RCA Records.

Avril yang menganut beraliran musik pop-rock mengungkapkan bahwa ia harus berdebat dan berperang melawan RCA Records yang ingin memperbaiki konsep musik "Goodbye Lullaby" dengan memasukkan nuansa musik dance. Alasan label rekaman, musik dance sedang digemari di radio.

"Tantangan terbesar dari album ini adalah perusahaan rekaman saya," kata Avril kepada Billboard. "Aku sudah menggarap album selama setahun dan ada sekelompok orang di label yang saya tidak tahu, dan mereka masuk ke dalam proyek saya dan memberikan visi mereka."


Tapi, Avril tetap berjuang untuk mempertahankan prinsipnya dan akhirnya membuat rekaman sesuai dengan yang dia inginkan. Menurutnya, ia membuat lagu pop-rock secara utuh, agresif, agak nakal, dan menyenangkan.

Album "Goodbye Lullaby" begitu berarti buat Avril. Selain karena perjalanan panjang selama empat tahun untuk mewujudkan album ini, juga karena ada campur tangan dari mantan suaminya Deryck Whibley. Deryck ikut memproduseri enam lagu dalam albumnya tersebut. Selain itu, album ini juga menggambarkan bahwa Avril kini lebih matang dan makin dewasa.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait