Pimpinan organisasi agama khawatir keputusan GaGa tersebut akan merusak karakteristik Mary Magdalene yang notabene adalah sosok panutan dalam agama mereka.
- Tim WowKeren
- Senin, 11 April 2011 - 09:17 WIB
WowKeren - Penyanyi penuh sensasi Lady GaGa, kini kembali menghadapi kontroversi atas karya musik yang diciptakannya. Setelah sebelumnya single "Born This Way" sempat disensor oleh sebuah stasiun radio Malaysia, kini giliran "Judas" yang mendapatkan respon negatif dari kalangan masyarakat yang tergabung dalam komunitas agama.
Hal ini berawal dari keputusan GaGa yang akan berakting sebagai Mary Magdalene di video musik "Judas". Tindakan GaGa itulah yang kemudian memancing kritikan dari organisasi agama Khatolik, The Catholic League For Religious And Civil Rights (CLFRCR). Pimpinan yayasan tersebut menganggap keterlibatan GaGa di video itu menjadi sebuah hal yang tidak relevan dan dikhawatirkan akan merusak karakter Mary Magdalene yang notabene adalah sosok panutan di agama Kristen.
"Seseorang yang berbakat dan itu adalah Lady GaGa. Aku rasa dia menjadi semakin tidak relevan," kata Bill Donahue, pimpinan organisasi CLFRCR sebagaimana dilansir NME. "Apakah ini satu-satunya cara untuk meningkatkan penampilannya? Ini tidak bisa dibenarkan, karena kita akan mendekati minggu suci dan perayaan Paskah."
Di sisi lain, Laurieann Gibson (koreografer Lady GaGa) membenarkan kabar terkait kritikan yang ditujukan kepada GaGa tersebut. Namun, ia dan GaGa memutuskan untuk tetap melanjutkan proyek penggarapan video musik tersebut meski dihujani kritikan dari banyak pihak.
"Aku akan menghadapi perubahan dan perdebatan sampai larut malam," kata Laurieann kepada The Hollywood Reporter. "Karena pada intinya ada dua sudut pandang yang berbeda dan aku akan menanggapinya seperti ini, 'Dengar, aku tidak ingin petir menyambarku! Aku percaya Injil dan Aku tidak akan berada di sana."
Laurieann bahkan tetap mempertahankan pendapatnya dan menyampaikan dengan tegas bahwa video musik "Judas" itu mengandung makna yang positif. Ia menganggap kalau "Judas" akan membawa kebaikan bagi orang-orang yang percaya pada Tuhan. Selain itu, Laurieann juga membantah bahwa single tersebut akan menyinggung pihak-pihak tertentu.
(wk/)