Walau kedapatan menyetir dalam keadaan mabuk, Matt Rutler tak akan digugat karena kadar alkohol dalam darahnya kurang dari .08 persen.
- Tim WowKeren
- Senin, 18 April 2011 - 13:23 WIB
WowKeren - Christina Aguilera ibarat ketiban durian runtuh. Tak hanya gugatan cerai telah diresmikan pihak pengadilan, kekasihnya, Matthew "Matt" Rutler, juga lolos dari jeratan hukum usai melakukan pelanggaran yakni menyetir dalam keadaan mabuk pada Selasa 1 Maret lalu.
Seperti dilansir dari TMZ, Jaksa Penuntut di wilayah Los Angeles telah secara resmi menolak pengajuan kasus DUI (Driving Under Influence) melawan Matt. Ini karena asisten produser di film "Burlesque" tersebut mengkonsumsi alkohol masih dalam batas yang wajar. Menurut keterangan pihak penegak hukum, batas maksimum kadar alkohol dalam darah yang ditentukan hukum California adalah sekitar .08 persen. Sementara, dari hasil tes menunjukkan kalau Matt masih di batas yang wajar yakni .06 persen.
Dalam kasus tersebut, Christina sempat tersangkut karena ia juga dalam keadaan mabuk dan satu mobil dengan Matt. Saat diamankan polisi, mantan istri produser rekaman Jordan Bratman tersebut tampak tak sadar dimana dia berada. Petugas kemudian mengamankannya di kantor polisi West Hollywood demi keselamatannya sendiri.
Selang beberapa jam kemudian, Christina yang perlahan-lahan pulih meminta agar polisi mengantarnya pulang. Atas keterlibatannya, polisi tak berniat menuntut pelantun single "Bionic" ini. Namun, kekasih Christina, Matt, harus membayar denda sebesar 30.000 dollar.
"Apa yang kami lakukan dalam situasi ini adalah kami memang melakukan penangkapan karena mabuk di tempat umum," kata jubir juru bicara Los Angeles Sheriff Department, Steve Whitmore. "Tapi kami sama sekali tak ingin mengajukan tuntutan atau apapun juga. Ini hanyalah bagian dari tindakan pengamanan."
(wk/)