Mengenang Amy Winehouse Penyanyi Berbakat Asal Inggris
Selebriti

Sejak perkenalannya dengan Blake, Amy terjerumus dalam narkoba dan alkohol yang berakibat fatal dalam hidup dan karirnya.

WowKeren - Amy Winehouse telah berpulang hari Sabtu, 23 Juli dan dunia musik telah kehilangan seorang penyanyi berbakat. Publik mengenal Amy sebagai selebriti yang bermasalah dengan narkoba. Namun, sedikit sekali orang yang mengetahui masa kecil dan perjalanan karir Amy menjadi penyanyi. Liputan WowKeren berikut akan membantu Anda mengenal lebih dalam sosok Amy Winehouse.

Lahir pada tahun 1983, Amy Winehouse adalah anak ke-2 dari Mitch dan Janis Winehouse yang menetap di London Utara. Ketika orang tuanya bercerai, Amy yang masih berusia 9 tahun ikut ibu dan kakak lelakinya Alex. Mereka bertiga tinggal di Southgate, daerah London pinggiran.

Amy kecil berwatak keras. Ayahnya mengingat Amy sebagai anak yang selalu memiliki keinginan sendiri. Di usia 12 tahun, Amy dikeluarkan dari sekolah karena ketahuan menindik hidungnya. Bakat musisi sudah ada pada Amy sejak masih muda. Saat masih 10 tahun, Amy membentuk grup rap dengan teman-temannya. Grup itu dinamai 'Sweet 'n' Sour' dan Amy mulai belajar bermain gitar sejak usia 13 tahun.

Tidak lama berselang, tepatnya di usia 16 tahun, Amy telah menandatangani kontrak dengan Simon Fuller (salah satu pendiri American Idol) dan studio rekaman Island Records. Amy sendiri mengaku dia tidak terlalu ambisius pada saat itu. Ibunya mengingat Amy sebagai remaja yang cemerlang meski terkadang masih terlibat masalah.

Bulan Januari 2003, Amy pertama kali mengenal Blake Fielder-Civil, mantan suaminya, yang saat itu bekerja sebagai pesuruh paruh waktu pada perusahaan pembuat musik video. Amy benar-benar menyukai Blake hingga dia merajah nama lelaki itu di dada kirinya. Perjalanan cinta Amy dan Blake benar-benar penuh intrik, berkali-kali mereka putus sambung. Di saat kesedihannya, Amy terdorong untuk menulis lirik lagu yang akhirnya direkam di album 'Back to Black'.

Album pertama Amy berjudul 'Frank', rilis di tahun 2003 dengan genre Soul/Jazz. Meskipun masih termasuk penyanyi pendatang baru, kritikus telah membandingkan suaranya dengan penyanyi Jazz profesional seperti Macy Gray dan Erykah Badu. Single andalannya 'Stronger Than Me' dari album tersebut masuk nominasi beberapa penghargaan musik, salah satunya BRIT Award, penghargaan paling prestisius bagi musisi di Inggris.

Puncak karir Amy Winehouse terjadi di tahun 2006 setelah album kedua 'Back to Black' diluncurkan. Bekerja sama dengan produser Mark Ronson dan Salaam Remi, album dengan 11 track lagu itu menjadi hits di Inggris bahkan terjual jutaan copy di seluruh dunia.

Di 'Back to Black', produser Mark Ronson memasukkan unsur musik R&B ala 1950-an dan ternyata lagu-lagu bergaya jadul itu disukai publik. 'You Know I'm No Good' dan 'Rehab' menjadi single andalannya. Album tersebut bertengger di puncak tangga lagu di Inggris selama 57 minggu dan menjadi album dengan angka penjualan tertinggi di Inggris di tahun 2007. Selanjutnya di penghargaan Grammy, penghargaan tertinggi di dunia musik, Amy memenangkan 5 piala dan salah satunya untuk kategori 'Best New Artist'.


Selama di puncak karir ternyata kehidupan pribadi Amy tidak berjalan semulus albumnya. Amy putus dengan Blake dan mengkonsumsi narkoba seperti mariyuana dan narkotika. Di salah satu acara red carpet di tahun 2006, Amy muncul sangat kurus hingga muncul gosip turunnya berat badan Amy karena narkoba. Kontra dengan tubuhnya yang makin kurus, tatanan rambut Amy yang berbentuk sarang lebah 'beehive' menjadi semakin tinggi.

Meski telah putus dengan Blake, Amy masih berteman baik dengannya hingga di tahun 2007, keduanya memutuskan menikah di Miami. Gosip yang beredar mengatakan kalau pernikahan itu dilakukan Amy untuk menolong Blake yang sedang terancam hukuman penjara karena kepemilikan narkoba.

Keluarga Amy dan Blake mengetahui bahwa pasangan ini telah sangat kecanduan narkoba dan mereka memaksa keduanya menjalani rehabilitasi. Sayangnya, hal ini tidak berhasil. Pengaruh narkoba bahkan pernah membuat Amy melakukan kekerasan terhadap dirinya sendiri dan Blake dan hal ini membuat publik shock ketika keduanya terpotret keluar dari Hotel Sanderson, London dengan bercipratan darah.

Keluar masuk rehabilitasi narkoba telah dijalani Amy 4 tahun terakhir, semua itu atas permintaan keluarga. Amy sendiri menolak rehabilitasi, ini dituangkan di lirik lagu 'Rehab'. Kecanduan narkoba dan kepemilikan barang haram tersebut juga telah membawa Amy beberapa kali didenda dan ditangkap polisi. Hingga saat ini, Blake masih menjalani hukuman penjara karena kasus narkoba.

Dua tahun setelah pernikahannya dengan Blake, Amy yang mengaku tidak bisa hidup tanpa lelaki tersebut, memutuskan meninggalkan Blake yang saat itu ada di penjara. Dalam wawancara dengan CNN, Amy mengaku kalau pernikahannya diisi dengan ber-narkoba dan ia tidak pernah benar-benar menikah. Perceraian mereka resmi terjadi di tahun 2009.

Karena tenggelam oleh narkoba, karir Amy sempat tersendat. Meskipun masih banyak fans yang menyukai lagu-lagunya, Amy tidak mampu melakukan konser. Beberapa kali Amy membatalkan jadwal konser karena ketidakmampuannya tampil di panggung. Narkoba membuat Amy sering lupa lirik lagu di atas panggung.

Akhirnya di tanggal 23 Juli 2011, Amy Winehouse ditemukan tidak bernyawa di apartemennya di London. Meski belum dipastikan sebab kematiannya, penyanyi berusia 27 tahun ini diduga meninggal akibat kelebihan alkohol dan narkoba. Jenazah Amy dikremasi di Golders Green Crematorium, tempat kremasi yang sama dengan jenazah neneknya, setelah sebelumnya dilakukan upacara pemakaman secara Yahudi. Lily Allen, salah satu penyanyi Inggris, mengenang Amy sebagai pribadi yang cemerlang, ramah dan cerdas. Sangat disayangkan seorang yang berbakat seperti Amy harus berpulang karena narkoba.

» Galeri Foto Mengenang Amy Winehouse

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!