Film 'KTP-nya Sih Islam' Mencerminkan Keadaan Umat Beragama Saat Ini
Film

Zaman sekarang yang saya dengar banyak kemerosotan moral, saling caci, saling maki, dan akidahnya merosot," kata produser sekaligus sutradara "KTP-nya Sih Islam".

WowKeren - Dalam kurun waktu tiga tahun ini, banyak ditampilkan film-film yang bernafaskan religi, sebut saja Ayat-Ayat Cinta, Perempuan Berkalung Sorban dan Ketika Cinta Bertasbih. Namun, film-film itu seolah tak mampu mengetuk hati para penontonnya untuk mengambil pelajaran dari film tersebut. Untuk itu, sutradara Fachrurozi menawarkan film yang lebih mengacu kepada kehidupan sehari-hari berjudul "KTP-nya Sih Islam".

"Film ini ada karena ingin menceritakan kenyataan agama Islam yang ada sekarang ini," kata Fachrurozi saat ditemui di Lenteng Agung, Minggu (31 Juli). "Zaman sekarang yang saya dengar banyak kemerosotan moral, saling caci, saling maki, dan akidahnya merosot."

Diakui Fachrurozi bahwa ia dan para kru serta pemain belum menjalankan ibadah secara sempurna. Namun dengan dibuatnya film ini, diharapkan akan mengarah ke sana.


"KTP-nya Sih Islam" menceritakan tentang sosok Ustad Umar yang akan diberangkat haji oleh seorang pengusaha. Namun ia menolak dengan alasan ongkos naik haji tersebut lebih baik digunakan untuk membantu sesamanya yang membutuhkan.

"Banyak orang yang cuma menonton orang yang pergi haji, sementara dia tidak tahu kalau tetangganya ada yang sekarat," komentar Fachrurozi yang juga menjabat sebagai produser MMV (Multi Media Vission). "Jadi kalau pahala pergi haji itu sama. Karena orang pergi haji itu bukan mendapatkan pahala tapi untuk mendekatkan diri kepada Allah."

Film ini akan dimeriahkan beberapa bintang seperti Roy Martin, Zee Zee Shahab, Malih dan Jaja Miharja. Sesuai dengan tema yang diambil, "KTP-nya Sih Islam" akan dirilis saat lebaran haji (Idul Adha).

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!