Kerusuhan di London Membuat Arctic Monkeys Kesulitan Menjual Single 'The Hellcat Spangled Shalalala'
Musik

Akibat kekacauan itu persediaan CD untuk single tersebut hancur saat gudang stock distribusi Sony DADC ikut terbakar, kini mereka hanya bisa menjual salinan lagunya secara online.

WowKeren - Kerusuhan yang terjadi di London, Kamis, 4 Agustus, telah menimbulkan banyak kerugian. Salah satunya adalah yang dialami oleh grup band indie rock asal Inggris, Arctic Monkeys.

Akibat kekacauan itu persediaan CD untuk single "The Hellcat Spangled Shalalala" hancur saat gudang stock distribusi Sony DADC ikut terbakar. Padahal, 15 Agustus nanti, mereka akan merilis single andalan yang berasal dari album "Suck It and See" (2011) itu.


Kini mereka harus menempuh jalan lain untuk memasarkan single tersebut. Grup band pelantun "When the Sun Goes Down" itu kemudian menjual salinan singlenya dengan jumlah yang sangat terbatas melalui website resmi mereka. Selain itu, Arctic Monkeys juga menjual "The Hellcat Spangled Shalalala" secara online.

"Beruntung tidak ada yang terluka dalam kejadian itu," ujar juru bicara dari Domino Records selaku label rekaman Arctic Monkeys. "Tapi kami kesal atas kerugian itu dan stock kami hancur. Mengingat teman-teman kami dan label independen lain juga terkena dampak yang sama."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!