Itu adalah salah satu cara LG agar bisa bersaing di pasar ponsel Indonesia sekaligus menguasai pangsa elektronik.
- Tim WowKeren
- Selasa, 04 Oktober 2011 - 13:52 WIB
WowKeren - LG telah menguasai pangsa pasar elektronik seperti mesin cuci, AC, hingga televisi LCD di Indonesia. Namun untuk ponsel, vendor asal Korea Selatan itu masih berjuang keras agar bisa bersaing dengan produk lainnya.
Marketing Director LG Electronic Indonesia, David Tjokro, mengakui jika pangsa pasar LG dalam industri ponsel di Indonesia baru di kisaran 2-3 persen. Meski kecil, karena David, tapi mereka tetap stabil.
Agar bisa menembus persaingan telepon genggam yang kian ketat, David mengatakan bahwa LG akan mengawinkan perangkat elektronik lainnya dengan ponsel yang sudah begitu merakyat. Hal ini pula yang coba dilakukan LG dengan memadukan produk mesin cucinya dengan ponsel Android.
Sistem operasi Android selama ini memang berjalan pada smartphone dan tablet. Tapi LG membuat platform tersebut untuk memahami kinerja peralatan rumah tangga seperti mesin cuci. Melalui Smart Diagnosis itu, LG mendapuk handset Android menjadi teknisi mesin cuci ketika ada masalah.
Head of Home Appliances LG Electronics Indonesia, Michael Adisuhanto, mengatakan bahwa biasanya pengguna mesin cuci cepat gugup dan buru-buru menghubungi customer service ketika mendapati mesin cucinya tidak bekerja dengan baik. Teknologi LG Smart Diagnosis memungkinkan pengguna mesin cuci bisa mengetahui masalah yang terjadi pada peralatannya.
"LG Smart Diagnosis bisa mendeteksi kesalahan yang terjadi tanpa harus melibatkan teknisi," lanjut Michael. "Jadi lebih hemat waktu, tenaga dan biaya."
Aplikasi LG Smart Diagnosis dapat diunduh secara cuma-cuma di Android Market. Begitu aplikasi ini terpasang di ponsel Android, LG Smart Diagnosis langsung dapat digunakan untuk mengetahui kerusakan pada mesin cuci LG.
Teknologi ini hanya bisa diterapkan pada model mesin cuci tertentu dengan kelas premium. Mesin cuci itu antara lain WD-P1410RD6, WF-S16RD6 dan WD-K1212RD6. Ketiganya dijual dalam rentang harga Rp 8 juta sampai Rp 18 juta dengan model kategori bukaan depan.
(wk/)