Mario mengaku sang ibunda, Ida Leman, kerap kali berkomentar terhadap aktingnya dalam film tersebut jika dirasa masih belum puas.
- Tim WowKeren
- Senin, 14 November 2011 - 14:09 WIB
WowKeren - Memiliki ibu seorang aktris rupanya bisa mendapat keuntungan tersendiri. Hal itulah yang dialami oleh bintang film "Azraq", Mario Irwinsyah. Putra dari Ida leman tersebut mengaku sang ibu, Ida Leman, kerap memberinya kritikan atas aktingnya dalam film tersebut.
"Pernah ada satu titik dia nggak puas, komentar terus," ujar Mario. "Tapi ya nggak masalah karena jadi tahu untuk pembenahan yang lebih baik."
Sebenarnya Mario berencana untuk lebih berkarya di balik layar sebagai seorang sutradara atau produser. Namun rupanya sang ibu lagi-lagi tidak menyetujui keinginan Mario tersebut.
"Rencananya memang ingin ambil sekolah, semoga bisa jadi produser atau sutradara," tambah Mario. "Tapi nyokap minta aku jadi pemain saja, dia kurang setuju jadi sutradara."
Dalam film bergenre action tersebut, Mario akan berperan sebagai seorang aktivis yang memperjuangkan nasib para korban TKI. Mario akan dipasangkan dengan Nadine Chandrawinata yang bertindak sebagai lawan mainnya di film itu.
"Azraq" sendiri menceritakan tentang kisah nyata para TKI yang menjadi korban sindikat perdagangan manusia. Film ini menceritakan perjuangan seorang wartawan dan aktivis yang memperjuangkan nasib para TKI tersebut. Film itu diharapkan dapat mengetuk hati pemerintah dan masyarakat Indonesia agar mau peduli terhadap permasalahan ini.
Film yang akan mengambil lokasi syuting di berbagai negara di Asia tersebut dikabarkan memakan biaya hingga Rp 20 milliar. Dedi Setiadi bertindak sebagai sutradaranya, sedangkan Aa Gatot Brajamusti menjadi produser film tersebut. Selain Mario dan Nadine, "Azraq" yang dijadwalkan rilis 2012 itu juga dibintangi oleh Elma Theana dan Yama Carlos.
(wk/)