Pihak produksi "The Princess Man" dituntut ganti rugi hingga Rp 22, 8 milliar karena dianggap salah menggambarkan tokoh Shi Suk Ju di serial itu.
- Tim WowKeren
- Jumat, 16 Desember 2011 - 13:47 WIB
WowKeren - Meski telah usai ditayangkan, serial yang dibintangi Park Shi Hoo, "The Princess Man", harus menghadapi masalah. Serial kolosal yang menceritakan kehidupan politikus dan prajurit Korea di era Chosun ini diprotes oleh salah satu keturunan tokoh yang dipakai dalam cerita "The Princess Man".
Karakter yang diprotes ialah Shin Suk Ju, diperankan oleh Lee Hyo Jung. Keturunan Suk Ju menganggap karakter yang digambarkan tak sesuai dengan sejarahnya. Mereka pun menuntut ganti rugi sebesar USD 2,5 juta (sekitar Rp 22,8 milliar) terhadap pihak produksi serial itu.
"Serial itu salah menggambarkan karakter Shi Suk Ju," ujar perwakilan keturunan Suk Ju. "Kesalahan itu merusak kehormatan, privasi dan harga diri kematian Shi Suk Ju."
Shi Suk Ju merupakan salah satu tokoh yang dihormati di Korea. Suk Ju merupakan tangan kanan Raja Sejong di dinasti Chosun. Ia juga menjabat sebagai perdana menteri selama bertahun-tahun pada masa itu.
Sutradara serial "The Princess Man" membela diri dan mengatakan serial itu merupakan kisah fiksi yang tidak mengacu pada sejarah Korea. "Serial ini fiksi dan diciptakan melalui imajinasi kami. Dari awal kami memang sengaja tidak membuat ceritanya berdasarkan sejarah, jadi menurut kami tuduhan itu tak berdasar," ujar Kim Jung Min, sang sutradara.
"The Princess Man" merupakan kisah Romeo dan Juliet pada masa dinasti Chosun di Korea. Selain Park Shi Ho ("Queen of Reversals"-2010), serial ini juga diperankan oleh Moon Chae Won ("Brilliant Legacy"-2009). Serial yang ditayangkan di stasiun KBS itu telah berakhir masa tayangnya sejak 10 Oktober lalu.
(wk/)