Djamal Aziz, anggota Komisi X DPR RI, meminta KONI segera mengundang klub, KPSI dan PSSI untuk mediasi agar masalah dualisme kompetisi bisa segera diselesaikan.
- Tim WowKeren
- Senin, 16 Januari 2012 - 09:18 WIB
WowKeren - Hingga saat ini, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) masih belum melakukan mediasi antara PSSI dan KPSI. Jika sesuai janji dari Ketua Umum KONI, Tono Suratman, konflik kompetisi yang memicu rencana digelarnya Kongres Luar Biasa itu harusnya selesai dalam empat hari. Karena itu, DPR mendesak agar KONI segera mengambil tindakan.
"Segera undang klub dan PSSI," kata Djamal Aziz, anggota Komisi X DPR RI di Jakarta, Minggu (15/1). "Tetapkan ketentuan yang berlaku, jangan kedepankan ego yang bisa mencederai, itu yang harus dilakukan."
Menurut Djamal, pihaknya pernah menawarkan rekonsiliasi antara PSSI dan KPSI. "Tapi KPSI bilang sulit. Maka, kalau itu sulit, menujunya kan ke KLB," tutur Djamal.
Ketua KPSI, Tony Apriliani, mengaku masih menunggu informasi dari Tono soal mediasi. "Kami siap menjelaskan semuanya dalam media nanti," tegas Tony.
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin optimis mediasi bisa segera digelar. Ia berharap mediasi bisa melahirkan keputusan yang bisa mengakhiri kemelut yang selama ini terjadi. "Kami berpikir positif aja," kata Djohar.
Namun juru bicara PSSI Eddy Elison mengaku belum mengetahui ada mediasi dengan KPSI oleh KONI. "Saya tidak tahu ada mediasi dengan mereka karena sampai saat ini kami belum menerima undangan dari KONI," ujarnya.
(wk/)