Ketua Adelaide, Greg Griffin, merasa kalau Persipura seharusnya tak boleh bertanding mengingat posisinya sebagai pembelot aturan PSSI, AFC dan FIFA.
- Tim WowKeren
- Rabu, 15 Februari 2012 - 09:04 WIB
WowKeren - Rabu (16/2), Persipura Jayapura akan bertanding melawan Adelaide United di babak play off Liga Champions Asia (LCA). Meski pertandingan belum berlangsung, Adelaide telah memulai perlawanan sengit dengan mengkritik keterlibatan Persipura di LCA.
Ketua Adelaide, Greg Griffin, mengatakan, Court of Arbitration for Sport (CAS) seharusnya untuk sementara tidak mengembalikan Persipura ke LCA karena tim tersebut tampil di liga ilegal, Indonesia Super League (ISL) 2011-2012. Menurut Greg, putusan sementara itu cacat hukum.
"Keputusan tersebut cacat. Proses banding seharusnya tidak pernah berhasil melewati basis pertama. PSSI, AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia), dan Adelaide United memiliki argumen yang masuk akal bahwa tidak ada dasar yang cukup bagi CAS membuat keputusan," kata Greg. "CAS telah membuat keputusan internal untuk mengakomodasi klub pemberontak. Ini adalah dakwaan mutlak dari CAS yang telah terjadi. FIFA hanya duduk dan membiarkan hal ini terjadi."
Striker Adelaide, Dario Vidosic, juga tak terima dengan keputusan itu. Ia bertekad menyingkirkan Persipura di babak play off LCA.
"Kami merasa itu (babak penyisihan grup) tempat kami. Persipura ingin mengambil tempat tersebut dari kami," kata Vidosic. "Tidak ada kesempatan bagi mereka datang ke sini dan mengambil tempat tersebut."
Persipura awalnya dilarang FIFA mengikuti LCA setelah PSSI mengklaim klub Mutiara Hitam itu membelot dengan ikut kompetisi tak resmi ISL. Namun pertanggal 1 Februari lalu, CAS mengabulkan permohonan Persipura agak bisa ikut LCA mengingat klub tersebut satu-satunya wakil dari Indonesia. 6 Februari lalu, PSSI akhirnya menandatangani formulir keikutsertaan Persipura demi mematuhi aturan dari CAS.
(wk/)