City berniat melapor setelah Balotelli dan Yaya Toure mengeluh kalau fans FC Porto mengejek mereka dengan menirukan suara kera saat pertandingan di Estadio do Dragao, Kamis (16/2).
- Tim WowKeren
- Jumat, 17 Februari 2012 - 14:33 WIB
WowKeren - Manchester City tak terima dengan sikap para fans FC Porto yang melecehkan pemain andalan mereka Mario Balotelli dan Yaya Toure saat pertandingan City vs Porto di Estadio do Dragao dalam lanjutan leg pertama babak 32 besar Liga Eropa, Kamis (16/2). City berencana melaporkan kasus rasis itu ke Badan Federasi Sepak Bola Eropa, UEFA.
Menurut Balotelli, para fans Porto menirukan suara kera ketika ia digantikan oleh Sergio Aguero di menit ke-77. Toure juga mengaku mendapat perlakuan serupa saat memprotes keputusan wasit, Cuneyt Cakir. Walaupun City akhirnya menang 2-1, tetap saja pelecehan itu menyinggung perasaan Balitelli dan Toure yang langsung melaporkannya ke manajemen City.
"Itulah mengapa kita semua suka Liga Primer Inggris karena hal tersebut tidak pernah terjadi di sana," kata Toure. "Sepak bola adalah sepak bola. Pendukung datang untuk menikmati pertandingan dan kita tidak ingin hal-hal seperti itu terjadi."
Sementara itu, manajer The Citizen, Roberto Mancini, mengaku tak mendengar ejekan tersebut. Mancini mengungkapkan kalau suasana ramai di sekitar stadion membuat suara tersebut tak terdengar.
"Aku tak mendengar keributan itu karena berkonsentrasi pada pertandingan," kata Mancini. "Maaf aku tak mendengar ejekan rasis itu."
Mancini kemudian mencoba meredakan ketegangan. Pada media, ia menilai kalau Balotelli dan Toure adalah pemain handal yang tak akan terpengaruh provokasi pendukung tim lawan.
"Kurasa Mario tampil sangat bagus. Dia bermain sangat baik," kata Mancini. "Dia sangat tenang dan kurasa dia dan Yaya Toure terlalu kuat untuk terpengaruh dengan hal ini."
(wk/)