Tom Sykes, Max Biaggie, Jonathan Rea dan Hiroshi Aoyama merasa sedih dengan kepergian McIntyre, pembalap 600cc yang tewas kecelakaan saat sesi Superpole di Sirkuit Philip Island.
- Tim WowKeren
- Senin, 27 Februari 2012 - 14:09 WIB
WowKeren - Para pembalap World Superbike berduka atas tewasnya salah satu rekan mereka, Oscar McIntyre, karena kecelakaan di pembukaan sesi Superpole, Superbike World Championship, di Sirkuit Phillip Island, Victoria, Australia, Sabtu (25/2), pukul 14.00 waktu setempat. Tom Sykes, Max Biaggi, Jonathan Rea dan Hiroshi Aoyama mendoakan agar keluarga Oscar bisa diberi ketabahan atas tragedi tersebut.
"Posisi pole sarat emosi karena adanya berita buruk dan pertama aku ingin mengucapkan turut berduka cita pada keluarga dan teman Oscar McIntyre," kata Sykes. "Semua pernyataan terasa berlebihan tapi kami memang sangat sedih atas apa yang terjadi. Kami belum tahu detilnya tapi menunda balapan adalah hal paling logis yang bisa dilakukan," kata Biaggi.
"Aku awalnya tak tahu kecelakaan itu, tapi aku kemudian diberitahu kalau pembalap muda di kelas 600cc, Oscar McIntyre, telah meninggal dunia," kata Jonathan Rea. "Aku ingin mengirimkan doa dan salam bagi keluarga dan temannya."
McIntyre mengalami kecelakaan fatal di putaran kedua dari 12 lap yang direncanakan. Ia bertabrakan dengan pembalap lainnya, Luke Burgess dan Michael Lockhart.
Pembalap berusia 17 tahun tersebut sempat mendapatkan penanganan dari tim medis. Sayang luka yang ia alami terlalu parah hingga nyawa pembalap asal Queensland tak dapat diselamatkan.
Sementara Burgess dan Lockhart dalam keadaan selamat walaupun harus dirawat intensif. Karena insiden naas itu, sesi Superpole Superbike World Championship yang dijadwalkan Minggu (26/2) akhirnya dibatalkan.
Orangtua McIntyre, Robyn dan Alex, sengaja terbang ke Melbourne saat akhir pekan untuk membawa pulang jenazah putra mereka. Salah satu kerabat McIntyre, Gay Petherick, merasa sedih karena harus kehilangan keponakannya.
"Kami tak tahu apa yang terjadi," ujar Gay Petherick. "Aku tak tahu bagaimana Robyn dan Alex melalui hidup mereka setelah ini."
McIntyre masuk dalam klub Mike Hatcher Junior Motorcycle. Presiden klub, Mike Findlay, mengaku mendapat puluhan telepon duka cita atas kepergian McIntyre.
"Ini sangat menyedihkan. Dari pembicaraan orang-orang yang meneleponku, mereka kehilangan sosok yang ceria," kata Mike. "Meninggal di usia 17 tahun adalah hal yang tragis."
(wk/)