Alat bernama AIRE ini berupa masker yang dipasang di hidung untuk menyalurkan nafas menggerakan turbin menghasilkan listrik.
- Tim WowKeren
- Kamis, 01 Maret 2012 - 13:07 WIB
WowKeren - Mengisi ulang baterai gadget dengan memanfaatkan tenaga solar sudah terdengar biasa untuk kebanyakan orang. Namun mungkinkah mengisinya dengan nafas manusia? Perangkat bernama AIRE menjanjikan hal tersebut.
Alat berupa masker ini dirancang oleh seorang ilmuwan, Joao Paulo Lammoglia. Pengguna hanya butuh memasangnya menutupi bagian hidung dan mulut. Alat itu kemudian dikoneksikan dengan perangkat mobile seperti smartphone. Setiap hembusan nafas akan memutar kipas turbin kecil yang menghasilkan listrik.
Alat ini diciptakan untuk mengurangi pemborosan energi yang berakibat global warming. Dengan alat tersebut, seseorang dapat mengisi ulang baterai gadget jalan-jalan, berlari, bekerja atau bahkan tidur.
Tenaga listrik yang dihasilkan masker AIRE ini diklaim cukup untuk menghidupkan kembali baterai iPhone yang nge-drop. Namun, belum diketahui kapan akan dipasarkan secara global.
"Memanfaatkan energi dari aktivitas manusia dan mengubahnya menjadi energi listrik adalah hal yang mungkin," kata ilmuwan dari Rio de Janeiro itu. "Ini solusi yang bagus untuk masalah energi. Karena tersedia 24 jam sehari, tujuh hari seminggu."
(wk/)