Fosil bernama 'Manusia Rusa Merah' yang berasal dari 11.500-14.500 tahun lalu itu memiliki anatomi perpaduan primitif dan modern.
- Tim WowKeren
- Kamis, 15 Maret 2012 - 14:21 WIB
WowKeren - Peneliti baru saja menemukan fosil manusia dari Zaman Batu di dua gua di China. Tulang belulang itu diduga milik lima orang manusia yang berasal dari 11.500 hingga 14.500 tahun lalu. Fosil memiliki anatomi perpaduan manusia primitif dan modern sehingga diduga sebagai spesies baru.
Fosil ini ditemukan di gua Longlin, provinsi Guangxi, dan diperkirakan hidup hingga masa bercocok tanam. Peneliti menyebutnya dengan manusia "Red Deer Cave" atau juga Manusia Rusa Merah, sesuai nama gua mereka ditemukan. Mereka dinamakan demikian setelah ada indikasi manusia ini memangsa dan memasak rusa.
"Kami mencoba berhati-hati pada tahap klasifikasi mereka. Bisa jadi mereka garis evolusi baru manusia. Atau populasi manusia modern yang sebelumnya tak diketahui," kata Darren Curnoe, pemimpin tim peneliti dari University of New South Wales, Australia. "Mungkin spesies ini terisolasi dari manusia modern dan terkena tekanan lingkungan. Kami menduga mereka tidak melakukan kawin silang. Kalaupun iya, dalam jumlah yang terbatas."
Manusia Rusa Merah sangat berbeda dengan semua manusia modern, baik yang hidup hari ini atau di Afrika 150 ribu tahun lalu. Mereka memiliki rahang yang lebih menonjol, gigi molar besar, alis menonjol, tengkorak tebal, wajah datar, dan hidung lebar. Otak mereka seukuran manusia dari Zaman Es.
Penemuan spesies manusia itu menunjukkan betapa rumitnya evolusi manusia. Peneliti masih mempelajari bagaimana garis dan penempatan manusia-manusia ini. Dengan adanya penemuan baru ini akan menolong proses penelitian yang sudah mengumpulkan sejumlah fosil dari asia lainnya.
(wk/)