Keluarga dan teman Jack Froese menerima email dari almarhum setelah beberapa bulan kematiannya dengan isi yang hanya diketahui mereka berdua.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 17 Maret 2012 - 09:36 WIB
WowKeren - Kejadian aneh dialami oleh keluarga pria asal Amerika, Jack Froese, yang meninggal secara mendadak karena aritmia jantung (gangguan irama jantung) pada Juni 2011. Kerabat dan teman-teman almarhum mengaku masih menerima email dari Jack setelah 5 bulan kematiannya.
Email yang mereka terima berisi obrolan pribadi yang terjadi hanya di antara Jack dengan sahabat dan keluarganya sebelum dia meninggal dunia. Mereka meyakini bahwa email Jack tidak di-hack orang iseng. Keluarga Jack juga yakin bahwa tidak seorang pun yang mengetahui password email selain yang bersangkutan.
Salah seorang penerima e-mail itu adalah teman masa kecilnya, Tim Hart dari Dunbar, yang sudah bersahabat dengan Jack selama 17 tahun. Isi email itu membicarakan masalah loteng rumah Tim yang kotor. Tim tertegun dan pucat pasi saat membaca isinya karena hanya dia dan Jack yang tahu masalah tersebut.
Dalam email tersebut tertulis "Apakah kamu mendengarku? Aku ada di rumahmu. Bersihkan lotengmu!" Meski isinya singkat namun itu sangat mengejutkan Tim. "Hanya dia dan aku yang ada di atas sana," ungkap Tim.
Selain Tim, sepupu Jack yang bernama Jimmy McGraw juga menerima email misterius dari sepupunya itu pada November 2011. Isinya menyinggung soal cedera pergelangan kakinya yang terjadi setelah Jack meninggal.
Hingga kini keluarga dan teman Jack masih bertanya-tanya sebenarnya siapa penulis email itu. Namun mereka tidak berencana menyelidikinya karena menganggapnya sebagai "hadiah". Dengan begitu mereka merasa Jack masih berada diantara mereka.
"Aku pikir pesan-pesan itu fantastis. Itu membuat sejumlah orang senang juga sejumlah orang marah" ungkap ibu Jack, Patty. "Tapi bagiku email itu membuat orang-orang tetap memikirkan dia."
Berikut ini isi email dari Jack Froese yang diterima temannya :
(wk/)