Dituntut Mantan Manajemen, LMFAO Bubar?
Musik

RMPGRP Inc. merasa dirugikan karena LMFAO belum membayarkan komisi sesuai yang telah disepakati bersama.

WowKeren - LMFAO telah dituntut sebanyak USD 7 juta (sekitar Rp 63 miliar) oleh mantan perusahaan manajemen mereka, RMPGRP Inc. Seperti yang dilansir oleh E! News, penyebabnya adalah karena duo nyentrik ini dinilai telah melanggar kesepakatan kontrak.

Gugatan itu dilayangkan 23 Maret lalu ke Pengadilan Tinggi Los Angeles oleh RMPGRP Inc. Mereka mengklaim RedFoo dan SkyBlu hengkang dari manajemen setelah selama ini mereka membantu karir LMFAO mulai dari nol hingga sukses seperti sekarang.

RPMGRP mengaku telah meneken kontrak tertulis dengan LMFAO pada Maret 2008 untuk jangka waktu dua tahun dan mereka akan mendapat komisi 20 persen dari semua penghasilan kotor dan lainnya. Namun LMFAO disebut membayar manajer mereka dengan gaji, bukan komisi seperti yang disepakati.


Oleh karena itu mereka menuntut kerugian sebesar USD 7 juta, yang diyakini sebagai jumlah total komisi yang belum mereka bayarkan kepada manajemen. Kabarnya, persidangan pertama kasus ini akan digelar 11 Juli mendatang.

Selain mendapat gugatan hukum, LMFAO juga tengah digoyang gosip bubar. The New York Post mengabarkan bahwa dua rapper ini bertengkar hebat dan memutuskan untuk menjalani karirnya sendiri-sendiri.

Namun pihak LMFAO belum memberikan tanggapan resmi mereka mengenai kasus gugatan dan rumor bubar ini. Sebaliknya, mereka justru masih kompak saat tampil di "American Idol" minggu lalu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!