Mark Ronson mendapati mental Amy sedang drop saat mengetahui kesuksesan album '21' Adele beserta single-singlenya.
- Tim WowKeren
- Kamis, 17 Mei 2012 - 10:14 WIB
WowKeren - Salah satu kekhawatiran terbesar almarhum Amy Winehouse sebelum kematiannya tahun lalu adalah rasa irinya pada kesuksesan Adele. Hal ini diungkapkan oleh mantan produser Amy, Mark Ronson, kepada Village Voice. Mark mendapati isi pikiran Amy seperti itu sebulan sebelum kematiannya.
Mark sebenarnya ingin bekerjasama lagi dengan Amy sebelum pelantun "Rehab" itu meninggal dunia. "Aku sudah sempat bertemu Amy untuk membahas proyek terbaru kita, tapi ternyata dia berada di situasi mental yang tidak benar," kata Mark.
"Waktu itu yang ada hanya ketegangan. Dia berada dalam kondisi yang buruk, Tuhan tahu kenapa," kata Mark. "Kurasa Adele membuat Amy takut. Dia menyukainya, tapi kesuksesan Adele membuat Amy marah, merasa ingin bersaing dan tidak bisa beristirahat. Sebelum dia dan aku memulai proses rekaman album baru, semua itu sudah terlambat."
Amy tahu bahwa ketatnya persaingan di industri musik berlaku bagi seluruh penyanyi. Namun kesuksesan Adele yang mendunia membuat mental Amy down. Album "21", single "Rolling in the Deep" dan "Someone Like You" Adele memang tengah booming saat kematian Amy.
(wk/)