Pelatih Juventus Bantah Ikut Judi dan Pengaturan Skor di Italia
SerbaSerbi

Pelatih Juve, Antonio Conte, menegaskan dirinya tak pernah terlibat dalam skandal pengaturan skor terutama saat membina klub Siena, 2010-2011.

WowKeren - Pelatih Juventus, Antonio Conte, marah besar karena diselidiki polisi karena diduga terlibat judi dan pengaturan skor berskala besar di Italia. Ia membantah tudingan keterlibatannya termasuk tuduhan telah ikut mengatur skor pertandingan saat masih menjabat sebagai pelatih Siena di musim 2010-2011.

"Kalian bisa bertanya pada eks rekan satu tim, pemain dan rival tentang integritasku sebagai pemain dan pelatih," tegas Conte. "Jangan lupa, demi kejujuran dan integritas, aku siap memberikan perlawanan agresif."

"Kemenangan Siena (Liga Serie B) itu murni karena kerja keras tim," ujar pelatih yang sukses mengantarkan Siena naik strata kompetisi ke Liga Serie A itu. "Itu adalah tahun yang luar biasa. Kutegaskan lagi kalau aku dan pemain tak ada kaitannya dengan pengaturan skor. Yang membuatku heran, kenapa penuntut umum Cremona tak bicara dulu denganku sebelum penyelidikan itu."


Conte mulai diselidiki, Senin (28/5), setelah mantan pemain asuhannya di Siena, Filippo Carobbio, menudingnya melakukan pengaturan skor. Karena pernyataan tersebut, rumah Conte digeledah oleh polisi.

Tak hanya Conte, polisi telah menggeledah lebih dari 30 rumah, termasuk rumah para pemain, pelatih dan petugas administrasi klub di Serie A, Seri Be dan divisi-divisi bawah. Lima orang lainnya pun ditahan di Hungaria akibat diduga menjadi bagian dari taruhan internasional ilegal.

Sejauh ini pemain yang telah ditangkap yakni Kapten tim sekaligus pemain tengah Lazio, Stefano Mauri, pemain tengah Genoa, Omar Milanetto. dan mantan pemain tengah Italia, Cristiano Doni. Skandal pengaturan skor itu mengganggu persiapan Timnas Italia jelang Piala Eropa 2012 mengingat salah satu pemain, Domenico Criscito, harus didepak karena terlibat dalam kasus itu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!