Manajer Persisam, Agus Coeng, mengaku para pemain masih khawatir dengan kondisi keamanan ketika menjalani tur menghadapi klub-klub Papua.
- Tim WowKeren
- Senin, 18 Juni 2012 - 14:53 WIB
WowKeren - Saat ini, kekerasan dan penembakan marak terjadi di Papua. Karena itu, Persisam Samarinda hanya membawa 19 pemain dalam tur Papua di laga Indonesia Super League 2011-2012, bulan depan.
"Beberapa pemain kami masih was-was menjalani tur ini. Mudah-mudahan hal itu tidak terjadi," ujar manajer Persisam, Agus Coeng, baru-baru ini. "Hanya dua pemain ditinggal, yakni Guntur Pranata dan Try Setyo. Kami tidak bawa mereka juga karena jarak tempuh perjalanan yang cukup jauh pada tur kali ini."
Meski sedikit cemas, tak berarti Persisam akan melunak saat menghadapi klub Papua seperti Persipura Jayapura, Persiwa Wamena dan Persidafon Dafonsoro. Agus mengungkapkan kalau pemain tetap berambisi meraih gelar juara.
"Kami tetap akan berusaha semaksimal mungkin, ya," ujar Agus. "Yang penting bisa dapat poin."
Kondisi di Papua mencekam khususnya di Abepura usai tewasnya ditembaknya Mako Tabuni, Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Menurut Kapolda Papua Irjen Bigman Lumban Tobing, Mako ditembak karena melawan dan hendak merampas senjata petugas saat akan ditangkap.
Akibat kejadian tersebut, massa marah dan beringas di Abepura, Jayapura, Kamis (14/6). Belasan orang mengalami luka-luka dalam kericuhan tersebut.
(wk/)