Microsoft melaporkan kerugian USD 492 juta (Rp 4,6 triliun) karena kegagalan perusahaan iklan aQuantive yang kalah bersaing dari Adsense Google.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 21 Juli 2012 - 10:45 WIB
WowKeren - Microsoft harus menelan pil pahit untuk laporan keuangan di kuartal fiskal ke-4 tahun ini. Mereka mencatat rekor baru dalam sejarah perjalanan perusahaan dengan mengalami kerugian. Hal ini disebabkan oleh akuisisi yang salah sasaran.
Perusahaan besutan Bill Gates ini telah membelanjakan uang yang tidak sedikit untuk upaya akuisisi, namun gagal. Di kuartal yang berakhir pada 30 Juni ini Microsoft melaporkan kerugian USD 492 juta (Rp 4,6 triliun). Pencapaian ini berbanding terbalik pada periode yang sama di tahun sebelumnya, yang mendapat untung hingga USD 5,9 miliar (Rp 55,9 triliun).
Kerugian ini dipicu oleh gagalnya investasi Microsoft di perusahaan iklan aQuantive yang dibeli 2007. aQuantive kalah bersaing dengan para pesaingnya, salah satunya Adsense online milik Google. Ini menjadi kerugian pertama sejak Microsoft go-public di bursa saham pada 1986.
Meski merugi, pendapatan Microsoft naik sedikit selama tiga bulan berturut-turut sebesar 4 persen menjadi USD 18,06 miliar (Rp 17 triliun). Profit tersebut disumbangkan oleh divisi entertainment, Windows dan Windows Live. Untuk keseluruhan tahun fiskal, pendapatan Microsoft naik 5 persen menjadi USD 73,7 miliar (Rp 698 triliun).
Sedangkan saat ini Microsoft sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendongkrak pendapatan di kuartal berikutnya. Mereka akan meluncurkan OS Windows 8 pada 26 Oktober yang langsung diikuti penjualan PC dan upgrade.
(wk/)