9 Aktivis Rusia tersinggung dengan kampanye gay yang diungkap Madonna saat ia konser 9 Agustus lalu.
- Tim WowKeren
- Senin, 20 Agustus 2012 - 09:43 WIB
WowKeren - Memperjuangkan hak kaum minoritas seperti gay rupanya tak selalu dinilai positif. Hal ini juga dialami Madonna yang malah dituntut 9 aktivis Rusia setelah ia mendukung hak kaum gay saat konser di St.Petersburg, Rusia, 9 Agustus lalu.
Gugatan hukum ini bernilai 33 juta rubbles atau USD 10 juta (lebih dari Rp 90 miliar). Pengacara 9 aktivis tersebut, Alexander Pochuyev, mengungkap kalau pengajuan gugatan ini sudah masuk 17 Agustus lalu. 9 Aktivis ini merasa tersinggung dan menilai Madonna melanggar undang-undang Rusia tentang promosi homoseksualitas terutama pada remaja kisaran usia 12 tahun yang hadir di konser pelantun "Turn Up the Radio" ini.
"Komunitas gay di sini dan di seluruh dunia, punya hak yang sama," kata Madonna saat konser 9 Agustus. "Mereka berhak diperlakukan dengan penuh martabat, toleransi dan cinta."
Sementara ini, juru bicara Madonna, Liz Rosenberg, belum memberikan tanggapan atas gugatan tersebut. Sebelumnya, Madonna juga membuat grup konservatif Rusia mengamuk karena dukungannya pada band punk Pussy Riot yang dinilai vokal menentang Presiden Vladimir Putin. Bahkan pihak tertentu sempat mengancam akan memboikot konser Madonna di Rusia akibat ia protes soal hukuman 2 tahun penjara pada member Pussy Riot karena sempat menggelar unjuk rasa.
(wk/)