Roy Hodgson mengaku para pemain kecewa karena mereka sudah mempersiapkan diri untuk pertandingan Pra Piala Dunia 2014 di Warsawa yang seharusnya digelar 16 Oktober itu.
- Tim WowKeren
- Rabu, 17 Oktober 2012 - 13:38 WIB
WowKeren - Inggris rupanya menghadapi tekanan besar dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014. Pasalnya, tim asuhan Roy Hodgson belum bisa memperlihatkan kemampuan akibat hujan deras yang menunda laga melawan Polandia, Selasa (16/10).
Kondisi di Stadion Nasional Warsawa, tempat dihelatnya laga tersebut, tak memungkinkan karena air yang menggenangi lapangan. Setelah negosiasi yang alot antara Polandia dan The Three Lions, nantinya laga akan digelar Rabu (17/10) sore atau malam.
Diakui oleh Hodgson, ia dan para pemain cukup kecewa dengan buruknya cuaca di stadion. Apalagi, stadion tersebut ternyata dilengkapi atap buka tutup yang bisa digunakan jika dibutuhkan.
"Para pemain kecewa karena jika anda bermain pada malam hari, maka anda membutuhkan satu hari penuh untuk mempersiapkannya," sahut Roy yang sempat melampiaskan rasa frustasinya sambil berhujan-hujanan di lapangan Warsawa. "Tapi akan sulit lagi untuk bisa tidur saat Anda sudah mempersiapkan sebuah pertandingan namun kemudian tak jadi melakukannya. Kami memang harus bersiap menghadapi situasi yang terjadi. Saya berharap skuad saya masih akan sama seperti kemarin, tetapi siapa yang tahu, tiap orang bisa sakit."
Tak hanya di Pra Piala Dunia, masalah juga dialami Timnas Inggris angkatan U-21. Insiden rasis tersebut terjadi saat playoff Piala Eropa U-21 melawan Serbia, Selasa (16/10).
Para pendukung Serbia tak terima ketika Inggris menang 1-0 (agregat 2-0). Akhirnya mereka melempari benda-benda kecil ke arah pemain Inggris yang sedang merayakan gol tunggal Connor Wickham. Konflik mulai memanas ketika suporter juga menirukan suara monyet untuk mengejek bek Inggris, Danny Rose. Selain itu, mulai dari jajaran staf pelatih hingga pemain dari Inggris maupun Serbia sempat pula terpancing emosinya hingga berbuntut pada perkelahian.
Federasi Sepak Bola Inggris (FA) telah melaporkan hal tersebut pada UEFA. "FA telah melaporkan adanya sejumlah insiden rasisme kepada UEFA. Hal itu tampaknya ditujukan kepada sejumlah pemain Inggris yang berkulit hitam, dan dilakukan oleh kerumunan pendukung. Saat ini kasus sedang dalam penanganan UEFA," demikian pernyataan dari FA.
(wk/)