Akhirnya Instagram menggunakan Term of Service 2010 yang di dalamnya tidak terdapat info penggunaan data pengguna untuk pengiklan.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 22 Desember 2012 - 09:34 WIB
WowKeren - Peraturan baru Instagram terkait data pengguna sempat membuat heboh dan memicu kontroversi. Kini Instagram telah kembali menggunakan Term of Service yang lama. Setelah itu mereka juga menggulirkan filter baru bernama Mayfair.
Aturan hasil revisi Instagram ini akhirnya menghapus mengenai hak mencomot data dan foto pengguna yang menjadi sumber kontroversi. Kalimat yang menunjukkan bahwa pengiklan bisa mendisplay foto pengguna tanpa kompensasi telah dihilangkan. Saat ini mereka menggunakan versi original yang dipublish saat layanan mereka baru lahir pada Oktober 2010.
"Kami memahami bahwa kami telah gagal menyampaikan maksud yang sebenarnya dari Term of Service baru Instagram. Oleh karena itu kami memohon maaf," kata CEO Instagram, Kevin Systrom. "Atas masukan yang diberikan oleh para pengguna, maka kami memutuskan untuk kembali menggunakan Term of Service lama kami yang sudah kami gunakan sejak Oktober 2010."
Selain itu Instagram juga memberikan filter baru, Mayfair, meski baru minggu lalu mereka menggulirkan Willow. Filter Mayfair ini memberikan sedikit nuansa pink atau keunguan dalam foto. Instagram mengklaim filter itu memberikan efek pink hangat, meredupkan dengan halus di bagian tengah foto dan bingkai hitam tipis.
Selain itu Instagram juga menambahkan 25 bahasa baru yakni China, Perancis, Thailand, Jerman hingga bahasa Indonesia. Selain itu juga membawa dukungan integrasi Facebook iOS 6 sehingga terkoneksi dengan lebih mudah. Instagram kali ini juga mengembalikan kemampuan untuk berbagi foto dari semua album di iPhone.
(wk/)