London Akan Tetap Gelar Lomba Usai Tragedi Bom Boston Marathon
SerbaSerbi

Kepolisian Inggris berjanji akan meninjau ulang pengaturan keamanan untuk penyelenggaraan lomba marathon London, Minggu (21/4).

WowKeren - Tragedi ledakan 2 bom di lomba lari marathon di Boston, Senin (15/4), tak membuat penyelenggara di London membatalkan lomba lari marathon tahunan ke-33. Nantinya, acara yang diadakan sejak 1981 itu akan tetap digelar Minggu (21/4).

Meski begitu, pihak kepolisian berjanji meninjau ulang soal langkah pengamanan dan memperketat keamanan saat lomba lari marathon di London. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Pengawas Kepolisian Metropolitan Inggris, Julia Pendry.

"Rencana pengamanan telah disiapkan untuk marathon London," kata Julia. "Kami akan meninjau ulang pengaturan keamanan bekerja sama dengan penyelenggara marathon di London."


Polisi memang telah menyiapkan pengamanan yang sangat ketat mengingat Rabu (24/4) mendatang akan digelar upacara pemakaman untuk eks Perdana Menteri Inggris, Margaret Thatcher. Prosesi tersebut nantinya berlangsung di Katedral St. Paul dan rencananya dihadiri sejumlah pejabat penting, keluarga kerajaan terutama Ratu Elizabeth II.

Lomba marathon di London sendiri merupakan salah satu dari enam perhelatan akbar marathon dunia. Selain London, ajang bergengsi tahunan juga digelar di Boston, Berlin, Chicago, Tokyo dan New York City.

Dalam tragedi di Boston, Inggris Raya mengirimkan perwakilan 374 pelari. Sejauh ini belum diketahui pasti kondisi para pelari tersebut. Data terakhir mengungkap kalau 3 orang dinyatakan meninggal dan ratusan lainnya mengalami luka-luka mulai dari kategori ringan hingga berat. FBI dan kepolisian Boston masih menyelidiki terkait ledakan tersebut.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!