Dzhokhar Tsarnaev telah ditangkap hidup-hidup meski terluka sedangkan kakaknya, Tamerlan, lebih dulu tewas tertembak.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 20 April 2013 - 09:34 WIB
WowKeren - Ledakan bom saat marathon di Boston, Massachusetts, Senin (15/4), akhirnya menemui titik terang. Kedua pelaku pengeboman telah berhasil dibekuk polisi. Pelaku pertama sudah tewas lebih dulu pada Jumat (19/5) malam, pelaku kedua telah ditangkap.
Pelaku kedua itu bernama Dzhokhar Tsarnaev berhasil dibekuk setelah kapal tempatnya bersembunyi di halaman belakang rumah di Watertown disergap polisi. Remaja berusia 19 tahun itu dilaporkan masih hidup dan kini berada dalam tahanan. Seorang saksi mata mengaku melihat tersangka berlumuran darah saat dibawa polisi.
"Sudah ditangkap!!! Perburuan berakhir. Pencarian sudah selesai," tulis pengumuman singkat Kepolisian Boston melalui di Twitter. "Teror sudah berakhir. Keadilan telah menang."
Sebelumnya, polisi telah menembak Tamerlan Tzarnaev yang merupakan kakak Dzhokhar karena melawan saat akan ditangkap. Pemuda berusia 26 tahun itu mati dalam perjalanan ke rumah sakit. Selama polisi menyisir pelaku semua rutinitas di Kota Boston diperintahkan untuk dihentikan total.
Kakak beradik tersebut asal Chechnya tapi telah menetap secara legal di Amerika Serikat satu tahun terakhir. Pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov, menegaskan kedua tersangka tidak memiliki hubungan dengan Republik Chechnya di Rusia. Keluarga kedua pelaku juga syok karena tiba-tiba mendengar kabar Tamerlan Tzarnaev mati terbunuh padahal tidak pernah mendapat informasi apapun.
"Kami tidak tahu apa-apa mengenai Tsarnaev. Mereka tidak pernah tinggal di Chechnya. Mereka hidup dan menuntut ilmu di Amerika Serikat," ucap Ramzan. "Tuduhan itu tidak memiliki bukti yang kuat, apa yang terjadi di Boston adalah kesalahan aparat keamanan Amerika sendiri."
(wk/)