PSSI Beri Hukuman Seumur Hidup untuk Manajemen Persibo
SerbaSerbi

Komisi Disiplin PSSI memutuskan memberi hukuman seumur hidup untuk official Persibo karena kasus pura-pura cidera di Piala AFC.

WowKeren - Sanksi atas kasus pura-pura cidera yang dilakukan Persibo saat bertanding melawan Hong Kong di Piala AFC 2013 akhirnya dijatuhkan. Usai melakukan penyelidikan selama berbulan-bulan, Komisi Disiplin PSSI akhirnya menjatuhi hukuman untuk pemain dan manajemen Persibo. Salah satu sanksi tersebut adalah hukuman seumur hidup dilarang aktif di sepak bola Indonesia untuk para offical Persibo.

Menurut Ketua Komisi Disiplin PSSI, Hinca Panjaitan, tindakan pura-pura cidera yang dilakukan para pemain Persibo telah mencoreng nama baik Indonesia di mata internasional. Karena pemain-pemain ini menuruti perintah dari manajemen yang berkuasa maka mereka-lah yang mendapatkan sanksi paling berat. Seperti yang telah diketahui, saat itu Persibo kalah 8-0 dan lima pemain mengaku cidera sehingga hanya menyisakan enam pemain di atas lapangan.

"Komdis menilai Persibo telah melakukan tindakan yang tidak patut di sepak bola Indonesia karena berpura-pura cedera," ujar Hinca Panjaitan di kantor PSSI, Rabu malam (12/6). "Hasil investigasi komisi, para pemain mengaku diminta berpura-pura cedera dari yang berkuasa di klub. Siapa yang menyuruh? Yaitu yang paling berkuasa di tim, dalam hal ini pelatih, asisten pelatih, manajer, dan media officer. Makanya, mereka mendapatkan sanksi paling berat."

Sebenarnya tak ada pasal yang membahas tentang pelanggaran semacam ini. Namun Komdis PSSI akhirnya memutuskan menggunakan pasal 150 karena tindakan Persibo dianggap melanggar doktrin dan hukum olahraga.

"Tidak ada pasal eksplisit yang merujuk pelanggaran itu. Tapi, komdis menggunakan pasal 150 kode disiplin PSSI untuk mengisi kekosongan aturan itu. Sebab, perbuatan itu dianggap melanggar doktrin dan hukum olahraga," tambahnya. "Hasil investigasi itu selanjutnya akan diserahkan ke Federasi Sepak bola Internasional dan Konfederasi Sepak bola Asia. Kami juga bertemu dengan pengurus FIFA untuk berkoordinasi soal sanksi dan memberikan hasil investigasi kami."


Sementara itu, untuk dugaan pengaturan skor hingga saat ini PSSI masih melakukan investigasi. Sebelum memberi keputusan pihaknya harus melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan FIFA dan AFC terlebih dahulu untuk dugaan tersebut.

"Kami baru bisa membuktikan adanya perintah agar satu per satu pemain Persibo berpura-pura cedera. Tujuan yang baru bisa dibuktikan sementara, supaya tidak semakin kalah dengan skor mencolok," ungkapnya. "Sedangkan dugaan terkait pengaturan skor atau menjual pertandingan, belum bisa kami ungkapkan. Sebab, kami harus melakukannya bersama-sama dengan FIFA dan AFC."

Berikut ini sanksi yang diberikan Komdis PSSI untuk Persibo:

  1. Hukuman dilarang aktif di sepak bola nasional seumur hidup pada pelatih Gusnul Yakin, asisten pelatih Bambang Pramuji, media officer Imam Nurcahyo, dan manajer Nur Yahya.
  2. Hukuman dua tahun larangan aktif di sepak bola pada pemain yang berpura-pura cedera yakni Wahyu Teguh, Tri Rahmad Priadi, Bayu Andra Cahyadi, dan Eka Angger Iswanto.
  3. Hukuman satu tahun dengan masa percobaan dua tahun pada pemain yang tidak mau mengungkapkan kasus yakni Didik Bagus Triyono, Sigit Meiko Susanto, Rendy Saputra, Panggah Wadyantara, dan Happy Kurniawan Dwi Putra.
  4. Hukuman satu tahun dengan masa percobaan lima tahun pada pemain yang pertama kali mau mengungkap kasus ini yakni Bijahil Chalwa.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!