Rachmawati Izinkan Film 'Soekarno' Diputar Asal Tak Pakai Naskah Darinya
Film

Pengacara Rachmawati, Ramdan Alamsyah, mengungkapkan keluarga mempersilahkan pihak produksi 'Soekarno' menayangkan film itu asalkan tidak memakai naskah yang mereka beri.

WowKeren - Konflik yang terjadi diantara pihak produksi film "Soekarno" dan Rachmawati Soekarnoputri masih berlangsung. Belum lama ini, pihak Rachmawati diwakili putranya, Didi Mahardika, dan sang pengacara, Ramdan Alamsyah, akhirnya mengembalikan uang senilai Rp 200 juta ke Multivision Plus Pictures (MVP).

Dalam kesempatan itu, Ramdan menjelaskan bahwa pihak Rachmawati sebenarnya tak keberatan jika "Soekarno". Namun pihaknya tak rela jika film itu menggunakan naskah yang mereka beri.

"Dari awal kita katakan bahwa kita tidak pernah melabelisasi Soekarno hanyalah milik keluarga. Masyarakat silahkan membuat buku, film tentang Soekarno," ujar Ramdan Alamsyah di Jakarta Pusat, Jumat (20/9). "Silahkan Hanung buat film tentang beliau, tapi jangan pakai skrip yang kita kasih."


Selain itu, Ramdan juga menjelaskan bahwa kekecewaan utama pihaknya adalah karena pemeran utama dalam film itu dinilai tidak nasionalis dan tak mengenal Bung Karno. "Kekecewaan ini memuncak ketika tokoh yang tidak nasionalis sama sekali, mengakui tidak tahu siapa itu Soekarno kemudian dijadikan tokoh sentral," ungkapnya.

Sementara itu putra Rachmawati, Didi, mengungkapkan pihaknya berencana menggugat hingga ke meja hijau terkait protesnya ini. "Apapun yang terjadi kita minta agar film ini tidak ditayangkan. Jika memang masih ditayangkan, sudah pasti akan kita gugat ke meja hijau. Hukum di republik ini masih ada dan tolong dihargai," ujar Didi.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!