Kesalahan Lloyd Olsen saat menyembelih membuat Mike tetap hidup normal selama 2 tahun dan membuatnya meraup banyak uang karena keunikannya ini.
- Tim WowKeren
- Kamis, 31 Oktober 2013 - 09:29 WIB
WowKeren - Pada tahun 1945 pernah ada sebuah kisah mencengangkan tentang ayam yang hidup tanpa kepala. Ayam itu bukan terlahir tanpa kepala namun hasil pemotongan yang gagal. Ya, dia masih hidup setelah pemiliknya memenggal lehernya.
Pemilik ayam itu adalah Lloyd Olsen dari Fruita, Colorado, Amerika. Pada 10 September 1945 ia menyembelih salah satu ayamnya untuk makan malam. Namun Lloyd kaget bukan kepalang ketika ayam tersebut tetap berlarian meski kepalanya sudah terpisah dari tubuhnya.
Akhirnya Llyod merawat ayam yang dinamai Mike itu dengan memberinya makan biji-bijian dan cairan untuk mencegah kehausan. Setelah itu ia membawa Mike ke Universitas Utah yang membuat semua ilmuwan di sana sama terkejutnya. Dari penelitian itu diketahui ayam berusia 5 bulan itu bertahan hidup karena Llyod melewatkan titik krusial saat menyembelih.
Mike tidak mengalami pendarahan hingga mati karena pisau Llyod tak mengenai jugularis (pembuluh darah dari otak menuju jantung). Sebagian besar batang otaknya utuh sehingga Mike bisa tetap hidup normal, bahkan menumbuhkan bulu baru seperti tidak terjadi apa-apa. Rupanya refleks ayam terletak pada batang otak mereka yang menjelaskan mengapa Mike masih berusaha untuk mematuk dan bahkan berkokok.
Karena tak memiliki leher, Llyod memberi memberinya makan susu dan air dengan jarum suntik. Hebatnya, Mike sehat-sehat saja dan malah berat badannya bertambah selama hidup tanpa kepala.
Dengan keajaibannya ini Mike mendapat uang dengan melakukan tur keliling negeri dan membuatnya mendunia dengan julukan "Headless Wonder Chicken". Saat itu belum ada Guinness World Record sehingga popularitas tinggi tersebut diukur dengan diulasnya Mike di majalah Life dan Time. Sebagai bintang pertunjukan yang sangat populer saat itu, Mike menghasilkan uang hingga USD 4.500 (Rp 49 juta) dalam sebulan dan memiliki harga tawar USD 10 ribu (Rp 111 juta).
Setelah 2 tahun hidup tanpa kepala, Mike ditemukan tewas di kamar hotel di Arizona. Kematiannya disebabkan karena Llyod tidak bisa menemukan pipet untuk membersihkan kerongkongan Mike yang terbuka. Llyod mengaku menjual bangkai Mike dan ceritanya semakin laris ditayangkan di berbagai acara di seluruh negeri.
(wk/)