Pejabat India Bikin Kontroversi Suruh Nikmati Diperkosa
Nasional

Direktur Biro Investigasi India menganalogikan pemerkosaan dengan cara mengatasi perjudian ilegal.

WowKeren - Salah satu pejabat tinggi di kepolisian India memicu kemarahan publik akibat penyataannya terkait pemerkosaan. Direktur Biro Investigasi Pusat India, Ranjit Sinha, mengatakan bahwa korban perkosaan lebih baik menerima dan menikmati apa yang menimpanya.

Pernyataan yang dilontarkan Ranjit itu terjadi saat membahas perjudian ilegal di India. Ia kemudian menganalogikan melegalkan judi untuk memperoleh pemasukan negara dengan pemerkosaan.

"Apa salahnya jika kita melegalkan judi? Di luar itu semua, apakah kita memiliki aparat penegak hukum?" ucap Ranjit. "Jika Anda tidak bisa memaksakannya, sama seperti Anda tidak bisa mencegah pemerkosaan, maka nikmati saja. Lebih baik dilegalkan dan mendapat pemasukan daripada kita kewalahan."


Ranjit sempat mengklarifikasi dengan menjelaskan bahwa ia hanya menggunakan perumpamaan untuk menjelaskan maksud pernyataannya. Namun pernyataan itu terlanjur diketahui seluruh publik dan menuai kecaman hingga dunia internasional. Pasalnya, belakangan ini India memang jadi sorotan internasional sejak maraknya kasus pemerkosaan.

"Saya hanya memberikan pendapat bahwa hukum tidak bisa dipaksakan tapi itu bukan berarti hukum seharusnya tidak ada. Memang pernyataan yang salah ketika menyebut pemerkosaan tidak bisa dihindari dan korban seharusnya hanya berbaring dan menikmatinya," ucap Ranjit. "Saya menegaskan kembali, saya menghormati wanita dan komitmen saya terhadap isu gender."

Banyak aktivis kemanusiaan yang menyayangkan pernyataan seperti itu dilontarkan oleh pejabat yang seharusnya memberikan rasa aman pada masyarakat. "Itu memuakkan! Seorang pria yang bertanggung jawab atas beberapa penyelidikan pemerkosaan memiliki analogi seperti itu," kritik politikus Brinda Karat.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!