Sebelumnya dilaporkan bahwa Badan Intelijen Amerika (NSA) sedang melakukan penyadapan terhadap iPhone.
- Tim WowKeren
- Kamis, 02 Januari 2014 - 11:04 WIB
WowKeren - Apple baru-baru ini diisukan mengadakan kerjasama dengan Badan Intelijen Amerika, NSA. Seorang peneliti bernama Jacob Appelbaum membocorkan sebuah dokumen yang berisi salah satu produk Apple yakni iPhone telah disadap oleh NSA.
Namun Apple membantah keras tuduhan tersebut. Perusahaan asal Cupertino ini menyatakan bahwa keamanan pelanggan merupakan hal utama dalam pelayanan.
"Apple sama sekali tidak pernah bekerja sama maupun membuat 'pintu belakang' dengan NSA," ungkap pernyataan resmi Apple, Selasa, (31/12). "Kami juga telah menyadari bahwa NSA sedang mengincar produk kami."
"Kami sangat peduli pada privasi dan keamanan pelanggan dan menjaganya dari berbagai serangan," imbuhnya. "Kami akan selalu siap melawan hacker tersebut terlepas dari siapa di balik semua ini."
Sebelumnya Jacob Appelbaum mengungkapkan bahwa Apple telah disadap NSA dengan menggunakan software yang bernama DROPOUTJEEP. Software ini digunakan NSA untuk mengambil dokumen dari para pengguna iPhone. Selain itu perangkat ini juga bisa untuk melacak lokasi, email, SMS, voice mail, kontak sekaligus menggunakan kamera dan mikrofon iPhone.
(wk/)