Sebanyak 720 mahasiswa mengajukan petisi online untuk menarik patung Sleepwalker yang membuat mereka tak nyaman melihatnya.
- Tim WowKeren
- Jumat, 07 Februari 2014 - 10:05 WIB
WowKeren - Para mahasiswa di kampus Massachusetts kaget bukan main ketika melihat seseorang nyaris telanjang berada di tengah salju. Sosok pria itu hanya mengenakan celana dalam dengan kondisi seperti berjalan dalam tidur. Apakah dia tidak sakit terpapar salju?
Jangan khawatir, ternyata sosok orang itu adalah sebuah patung. Ya, patung yang dinamai "Sleepwalker" tersebut sangat realistis hingga berhasil menipu semua orang yang lewat. Tony Matelli yang membuatnya sebagai bagian pameran seni di Museum Davis milik kampus.
Alih-alih terpesona, para mahasiswa dan pengunjung kampus tampaknya malah terganggu oleh keberadaan Sleepwalker. Sebanyak 720 mahasiswa mengajukan petisi online untuk menarik patung itu. Dalam petisi itu mereka menyatakan keberatan karena patungnya menyebabkan ketakutan dan memicu kekhawatiran penyerangan seksual.
"Meski terkesan untuk humor namun penampilan patung itu membuat stres banyak mahasiswa Wellesley College," tulis petisi yang digagas Zoe Magid itu. Sementara itu pimpinan museum, Lisa Fischman, malah senang karena "Sleepwalker" bisa memancing pembicaraan. Meski begitu Lisa tidak menanggapi keluhan mahasiswa soal keberadaan patung itu.
Sementara itu seorang mahasiswa, Bridget Schreiner, yang ikut petisi mengaku tak nyaman karena patungnya terlalu realistis. Menurutnya itu bisa memicu trauma bagi seseorang yang pernah mengalami pelecehan seksual. Mahasiswa lainnya juga menganggap karya seni memang ditujukan untuk jadi bahan pembicaraan tapi bukan berarti bisa diletakkan dimana saja.
(wk/)