Ketua Umum Persiba Bantul, Idham Samawi, mempertimbangkan opsi mundur, laga tanpa penonton ataupun pindah stadion demi menghindari terulangnya kericuhan seperti Sabtu (8/2).
- Tim WowKeren
- Senin, 10 Februari 2014 - 15:40 WIB
WowKeren - Persiba Bantul mendadak mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Persiba mempertimbangkan untuk mundur dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014.
Pernyataan ingin mundur itu dilontarkan Ketua Umum Persiba Bantul, Idham Samawi. Pasalnya dua kelompok suporter Persiba, Paserbumi dan Curva Nord, terlibat bentrok ketika tim menjamu Persiram Raja Ampat di Stadion Sultan Agung, Sabtu (8/2).
"Jika insiden antar suporter tetap terjadi hingga menimbulkan korban maka Persiba tak layak melanjutkan kompetisi," tegas Idham. "Opsi ini tentu mengecewakan pecinta Persiba."
Sementara itu, opsi lainnya yakni tetap ikut kompetisi namun laga kandang akan digelar tanpa penonton. Serta pilihan lainnya yakni Persiba pindah stadion.
Sebelumnya bentrok antar suporter itu mengakibatkan satu orang dari kubu Paserbumi bernama Jupita (35) mengalami koma karena pendarahan otak. Manajemen Persiba berjanji akan menanggung biaya pengobatan suporter yang menjadi korban bentrokan itu.
"Saya berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi," harap Idham. "Kami tidak rela jika proses pembinaan Persiba yang bertujuan membangun karakter bangsa khususnya masyarakat Bantul tercemar oleh peristiwa memalukan ini."
(wk/)