Jojon dikenal sebagai sosok yang jauh berbeda antara saat melawak dan sehari-hari, menghargai orang lain, ngemong dan selalu menjaga kesehatan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 06 Maret 2014 - 11:28 WIB
WowKeren - Pelawak legendaris Jojon meninggal dunia karena serangan jantung pada hari ini, Kamis (6/3) pagi. Para komedian hingga masyarakat pun merasa sangat kehilangan sosok yang khas dengan celana ngantung dan kumis Charlie Chaplin itu.
Selama hidupnya Jojon banyak berkawan dengan sesama komedian maupun seniman lainnya. Tak heran, pelawak yang wafat di usia 66 tahun itu meninggalkan kesan yang mendalam pada beberapa rekannya.
1. Cahyono Masuk Islam Berkat Jojon
Cahyono merupakan rekan melawak Jojon di Grup Jayakarta yang moncer di era 80-an. Dari semula Nasrani taat, ia akhirnya memeluk Islam saat melihat Jojon sholat dan menanyakan arti "Allahu Akbar". Jojon pula yang menjadi pendampingnya saat muallaf dan mengajari mengaji.
Cahyono kini fokus menjadi dai dan sempat terkena stroke akibat terlalu sibuk berdakwah. Penampilan terakhirnya bersama Jojon saat jadi bintang tamu "Opera Van Java" (OVJ) tahun lalu. "Kesehatan beliau belakangan masih baik, saya sempat bercanda," ucap Cahyono tentang saat-saat terakhir bertemu Jojon.
2. Doyok: Jojon Sosok yang Ngemong
Bagi Doyok, Jojon adalah pelawak legendaris layaknya Benyamin S. Ia mampu ngemong juniornya dengan selalu bisa menempatkan diri untuk mengalah dan memberi pancingan. Doyok mengenal Jojon pada 1980 saat sama-sama berada di Paguyuban Pelawak Indonesia pimpinan Edy Soed.
Salah satu momen yang terlupakan bagi Doyok adalah saat jadi pembawa kostum Jojon yang membuatnya bisa masuk TVRI. "Saya ke mana-mana suruh bawain kostumnya. Nah, dari situ saya akrab dan dikenalkan kepada Edy Soed untuk seleksi lawak di TVRI," tutur Doyok.
3. Tarzan Puji Jojon Pelawak yang Serius
Tarzan memuji Jojon sebagai pelawak yang memiliki karakter ganda karena bisa berakting serius di sinetron meski sangat lucu saat melawak. Ia mengaku bahwa Jojon selalu bersikap serius dan tidak banyak bercanda jika berada di luar panggung bersamanya. Bagi Tarzan tak ada pelawak yang dapat menggantikan sosok Jojon.
"Kalau di jalan biasa saja, duduknya rapi sekali. Bukan berarti seorang pelawak yang tidak humoris, tapi kalau kumis udah nempel di panggung udah lain lagi," ucap Tarzan dalam wawancara sebuah televisi. "Jojon tipe sangat menghormati orang lain, menurut saya, dengan siapapun bahkan sama anak kecil."
4. Dorce Gamalama: Jojon Guru yang Luar Biasa
Dorce Gamalama juga memiliki kenangan tersendiri terhadap Jojon yang dianggapnya sebagai sosok guru. Kenangan paling berkesan bagi Dorce adalah setiap usai manggung di luar kota bareng Grup Jayakarta mereka kerap melakukan pawai di sana. Jojon juga berkesan dalam benak Dorce karena sikapnya yang selalu menghargai lainnya.
"Wah dia guru luar biasa. Ada pelawak yang melawak orang dicaci, dijorokin, Jojon tidak," kenang Dorce. "Jojon nggak pernah menjatuhkan saya di depan orang, dia sangat menghargai saya, apalagi sejak saya punya yayasan."
5. Eko Patrio Diberi Vitamin Oleh Jojon
Komedian yang kini jadi anggota DPR, Eko Patrio, mengenang Jojon sebagai kawan yang sangat peduli dengan kesehatannya. Tak hanya selalu menjaga tubuhnya sendiri, Jojon juga peduli dengan kesehatan orang lain. Eko pun pernah diberi vitamin oleh pelawak bernama asli Djuhri Masdjan itu.
"Dia pernah bilang, 'kamu jaga kesehatan ya Eko'," tutur Eko saat dihubungi wartawan. "Ya namanya orang yang lebih tua, saya terima (vitamin pemberiannya)."
(wk/)