Presiden meyakinkan bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas untuk melindungi hak-hak keamanan publik.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 22 Maret 2014 - 12:40 WIB
WowKeren - Banyaknya respon negatif tentang Badan Intelijen Amerika (NSA) ternyata membuat Presiden Obama gerah juga. Orang nomor 1 di Amerika Serikat ini akhirnya memanggil sejumlah CEO perusahaan teknologi untuk melakukan rapat guna membahas solusi tentang laporan penyadapan yang dilakukan oleh lembaganya sendiri pada Jumat (21/3).
Adapun beberapa CEO perusahaan teknologi yang diundang adalah Mark Zuckerberg (Facebook), Eric Schmidt (Google), Reed Hastings (Netflix) dan Drew Houston (Dropbox). Sementara itu CEO Yahoo, Marissa Mayer, juga turut diundang dalam pertemuan tersebut namun berhalangan hadir.
Usai melakukan rapat, Mark Zuckerberg berkomentar bahwa masih banyak yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk mereformasi praktek pengawasan terhadap NSA. Ia juga mendesak pemerintah AS untuk lebih transparan terhadap aktifitas lembaganya sendiri sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna Facebook.
Sementara itu, pihak Gedung Putih meyakinkan bahwa Presiden Obama akan segera mengambil langkah tegas untuk menindaklanjuti NSA. "Presiden menegaskan kembali komitmen pemerintahannya untuk mengambil langkah-langkah yang dapat memberikan orang keyakinan yang lebih besar bahwa hak-hak mereka dilindungi dengan aman," ujar juru bicara Gedung Putih.
Sebelumnya, Mark telah menyampaikan kritiknya secara keras melalui telepon kepada presiden Obama terkait laporan NSA yang menyebar malware pada pengguna Facebook demi kepentingan mencuri data. Sementara itu, Google kini tengah meningkatkan keamanan pada email untuk membuat NSA kesulitan membobol data pengguna mereka.
(wk/)