Menurut Arifin dengan dicekalnya film 'The Raid 2: Berandal' bisa menguntungkan sektor pariwisata karena masyarakat Malaysia bisa datang ke Indonesia untuk menyaksikannya.
- Tim WowKeren
- Senin, 07 April 2014 - 14:09 WIB
WowKeren - Arifin Putra rupanya punya pendapat tersendiri soal pencekalan "The Raid 2: Berandal" di Malaysia. Pemeran Uco ini berpendapat bahwa pencekalan film tersebut di Negeri Jiran justru bisa mendatangkan keuntungan bagi Indonesia.
Aktor berusia 26 tahun ini berpendapat bahwa pencekalan itu bisa menambah keuntungan di sektor pariwisata. Menurutnya, hal ini bisa menarik masyarakat Malaysia yang ingin menonton "The Raid 2" untuk datang ke Indonesia.
"Ini bisa jadi daya tarik pariwisata sebetulnya. Kalau orang-orang Malaysia segitu mau nontonnya, ya udah tingggal ke sini (Indonesia)," ujar Arifin. "Bisa juga ke ke Singapura atau ke Thailand. Nggak usah repot, sekarang tiket murah banyak tuh."
Arfin mengaku ia memaklumi jika lembaga sensor Malaysia memutuskan mencekal sekuel "The Raid" itu dengan alasan adegan kekerasan. "Ya begitulah, setiap negara yang punya Lembaga Sensor Film (LSF) pasti punya aturan baru. Kalau Malaysia melarang ya disayangkan aja, tapi nggak ada masalah. Ini sebuah film, ada yang suka dan tidak," ungkapnya.
Film arahan sutradara Gareth Evans itu saat ini sudah bisa disaksikan di bioskop. Film tersebut juga akan dibintangi Iko Uwais, Julie Estelle, Tio Pakusadewo, Endo Kenichi, Cok Simbara, Cecep Arif Rahman, Matsuda Ryuhei, Oka Antara dan Kitamura Kazuki.
"The Raid 2" menceritakan kisah beberapa jam setelah kejadian terakhir di film pertama. Dikisahkan, Rama (Iko Uwais) menyamar ke kawanan gangster di Jakarta. Ia berusaha menyusup ke dalam sindikat kriminal berbahaya Jakarta untuk mengungkap kejahatan para gangster serta korupsi di kepolisian dan demi melindungi keluarganya.
(wk/)