Polisi masih melakukan penyelidikan dan belum bisa menjelaskan penyebab kematiannya yang termasuk mendadak.
- Tim WowKeren
- Selasa, 08 April 2014 - 09:03 WIB
WowKeren - Sosialita Peaches Geldof ditemukan meninggal di rumahnya di Kent, Inggris, Senin (7/4). Kepergiannya yang mendadak di usia 25 tahun ini membuat banyak pihak terkejut. Kepolisian hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti kematiannya.
"Kematiannya masih belum bisa dijelaskan dan termasuk tiba-tiba," ujar juru bicara Kepolisian Kent. "Tidak ada tanda-tanda konsumsi obat-obatan keras, luka-luka atau pesan kematian. Petugas sedang mencoba menyelidiki kondisi sebelum ia meninggal."
Sang ayah Bob Geldof yang merupakan musisi Irlandia dan pengelola Live Aid pun mengaku sangat terkejut. Apalagi Peaches dianggapnya sebagai anggota keluarga yang paling lucu dan ceria.
"Dia anak yang paling bebas, lucu, pintar, cerdik dan gila di antara kami," ungkap Bob dalam pernyataan resmi mewakili pihak keluarga. "Dia anak yang sangat cantik. Bagaimana mungkin kami tidak bisa melihatnya lagi? Kami mencintainya dan akan menyayanginya selamanya."
Ironisnya, Peaches sempat mengunggah fotonya bersama mendiang ibunya, Paula Yates, beberapa jam sebelum meninggal. Paula sendiri meninggal di usia 41 tahun karena overdosis heroin, 2000 lalu. "Aku dan ibuku," tulis Peaches di keterangan fotonya.
Peaches meninggalkan suaminya, Thomas Cohen, yang merupakan vokalis band punk rock S.C.U.M. Mereka menikah 2012 lalu dan dikaruniai dua orang putra, Astala dan Phaedra, yang masih berusia 2 dan 1 tahun.
Ini foto Peaches bersama mendiang ibunya yang sempat diunggah beberapa jam sebelum meninggal:
(wk/)