Pemerintah Inggris, Belanda dan Amerika Serikat sepakat untuk membayar supaya Microsoft tetap memberikan update keamanan dan perbaikan teknis pada sistem operasi Windows XP.
- Tim WowKeren
- Rabu, 09 April 2014 - 10:07 WIB
WowKeren - Microsoft mengumumkan keputusan penting yakni mengakhiri dukungan atas sistem operasi Windows XP per 8 April. Microsoft tak akan menyediakan update keamanan resmi ataupun hal-hal teknis berkaitan dengan sistem operasi yang dibesut 31 Desember 2000 itu.
Namun pemerintah Inggris dan Belanda sudah sepakat untuk membayar pada Microsoft. Inggris membayar senilai USD 9,1 juta atau Rp 102,2 miliar supaya Microsoft mendukung Windows XP, Office 2003 dan Exchange 2003.
Sedangkan pemerintah Belanda juga menggelontorkan jutaan euro atau miliaran rupiah supaya puluhan ribu komputer dengan OS Windows XP akan tetap mendapat dukungan dari perusahaan berpusat di Washington ini. Pemerintah Amerika Serikat juga membayar mengingat sebagian besar komputer mereka masih menggunakan sistem operasi Windows XP.
Sementara itu, alasan Microsoft menghentikan dukungan karena Windows XP rentan terhadap serangan hacker. "Data kami menunjukkan seperlima konsumen kami memakai Windows XP tetapi lebih dari seperempatnya, terinfeksi virus yang menyerang sistem operasi tersebut," terang Dave Emm, analis dari perusahaan keamanan Kaspersky.
Microsoft menyarankan agar konsumen beralih ke sistem operasi Windows 8. Tak menutup kemungkinan modernisasi ini bagian dari strategi Microsoft untuk mempopulerkan Windows 8.
(wk/)