Barcelona Dinilai Perlu Ubah Pola Permainan Tiki-Taka
SerbaSerbi

Tersingkir lebih cepat di Liga Champions membuat Barca perlu menghapus ketergantungan pada strategi tiki-taka ataupun Lionel Messi.

WowKeren - Atletico Madrid mungkin baru bisa mendapatkan kemenangan pertama melawan Barcelona dalam lima kali pertemuan keduanya musim ini. Namun, cara mereka mengeliminasi Barcelona dari ajang liga para juara, Kamis (10/4) dini hari WIB, adalah sesuatu yang baru.

Atletico berhasil lolos ke semifinal Liga Champions setelah menang atas Barcelona. Skuad Gerardo Martino tak hanya kalah, tetapi mereka dipukul dengan telak.

"Sepertinya, Barca sudah harus mengubah gaya permainan tiki-taka mereka selama ini, juga ketergantungan kepada sosok Lionel Messi," tulis koresponden sepakbola internasional dari Goal, Kris Voakes. "Jika mereka tidak berubah, periode buruk ini mungkin akan terus berulang."

Barca memang boleh membela diri. Tetapi faktanya, permainan modern yang mereka terapkan kembali gagal.


"Dalam sepakbola, ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari kekalahan, tetapi Barca tidak melakukannya," lanjut Voakes. "Mungkin, ini waktunya perubahan di Camp Nou."

Sama seperti di laga Piala Super Spanyol, Agustus tahun lalu, pasukan Diego Simeone kali ini juga mengandalkan ketahanan fisik dan serangan balik cepat, selain mengunci pergerakan superstar Barca, Messi. Hal yang sama dilakukan Chelsea di semifinal Liga Champions 2011/2012, juga Bayern Muenchen pada semifinal musim lalu.

"Kami tidak tahu apakah mereka pantas menang," kata Xavi Hernandez setelah pertandingan. "Kami memiliki empat atau lima peluang terbuka, dan mereka mengambil keuntungan hanya dalam 15 menit pertama."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!