Para netter menganggapnya merendahkan budaya pop Jepang di video musik single keempat dari album 'Avril Lagivne'.
- Tim WowKeren
- Kamis, 24 April 2014 - 11:07 WIB
WowKeren - Avril Lavigne telah meluncurkan video musik single terbarunya, "Hello Kitty", Selasa (22/4). Namun sayang respon yang didapat tidak terlalu hangat. Avril bahkan dituduh rasis dan merendahkan budaya pop Jepang.
Di video musik berdurasi 3 menit 19 detik itu, Avril tampak menari ditemani para penari latar Jepang tanpa ekspresi. Ia juga meneriakkan kata-kata dalam Bahasa Jepang yang tidak ada hubungannya dengan "Hello Kity". Para netter pun memberikan kritikan untuknya.
"Ingin sesuatu berbau rasis menemani harimu? Lihat video musik terbaru Avril Lavigne," sindir @mattkat13. "Aku tidak tahu apa yang membuatku merasa susah menonton video terbaru Avril. Apakah karena membuatku tersinggung dan rasis atau memang videonya yang aneh," tambah @matthisamoto.
Video musik ini sempat dihapus dari YouTube di hari yang sama dengan peluncurannya sebelum kembali diunggah Rabu (23/4). Juru bicara Avril mengatakan video ini dihapus bukan karena kontroversi tersebut, melainkan karena memang awalnya dijadwalkan rilis Rabu (23/4).
"Hello Kitty" sendiri merupakan single keempat dari album terbarunya, "Avril Lavigne". Lagu ini ditulis Avril bersama suaminya, Chad Kroeger, serta David Hodges dan Martin Johnson.
Berikut ini video musik "Hello Kitty" dari Avril Lavigne:
(wk/)