Pelatih Mitra Kukar, Stefan Hansson, mengungkap kalau Diego masih dipercaya tim demi meraih target lolos 4 besar ISL.
- Tim WowKeren
- Kamis, 29 Mei 2014 - 14:07 WIB
WowKeren - Diego Michiels sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan di Samarinda. Meski begitu, Mitra Kukar tetap menjadikan Diego sebagai bagian dari tim di kompetisi ISL musim ini.
"Saya pikir dia pemain profesional, kasusnya tidak akan mempengaruhi penampilannya di lapangan," ujar pelatih Mitra Kukar, Stefan Hansson. "Tidak juga berpengaruh terhadap penampilan tim. Kami baik-baik saja, tetap pada target utama kita lolos empat besar."
Pelatih asal Swedia itu mengaku kualitas Diego sebagai pemain sangat dibutuhkan di Mitra Kukar. "Dia akan terus bermain, karena saya percaya dia memang pemain yang mengedepankan profesionalisme, tidak ada sangkut pautnya dengan kasus dia. Saya yakin dia akan baik-baik saja, dan akan terus bersama tim. Untuk meraih target Mitra Kukar, saya percaya dia," kata Stefan.
Pertikaian itu bermula ketika Diego kesal karena laptopnya hilang. Ia pun akhirnya berseteru dengan satpam kompleks rumahnya tersebut.
"Dia kehilangan laptop, ini privasi. Saya dengar dari tetangga, satpam ini sering bawa teman," kata manajer Mitra Kukar, Ronny Fauzan. "Ini kesalahan satpam juga, kenapa harus bawa teman. Kami usahakan damai."
(wk/)