Luis Suarez bertekad menghapus image negatif yang melekat kepada dirinya karena ia ingin menjadi panutan bagi generasi muda.
- Tim WowKeren
- Rabu, 04 Juni 2014 - 09:28 WIB
WowKeren - Penyerang Liverpool, Luis Suarez, mengaku tak mau citra negatif terus melekat kepada dirinya. Karenanya, pemain Timnas Uruguay itu bertekad menghapus image-nya sebagai bad boy.
"Aku ingin mengubah citra bad boy yang melekat selama ini karena secara keseluruhan aku tidak begitu," ujar Suarez. "Aku ingin berubah karena sangat menyedihkan mendengar dan membaca tentang apa yang dikatakan orang lain."
Pemain 27 tahun itu menambahkan, sebagai pesepakbola profesional, dirinya juga ingin menjadi panutan bagi generasi muda. "Memang, kadang-kadang gairah di lapangan bisa mengubah Anda, tetapi Anda juga memiliki kesempatan untuk belajar," lanjutnya.
Sejak masih memperkuat Ajax Amsterdam, Suarez memang dikenal sebagai pemain yang sarat kontroversi. Dia pernah dihukum klubnya sendiri karena menggigit bahu pemain lawan, Otman Bakkal.
Kepindahannya ke Liverpool juga tidak otomatis mengubah tabiat buruk Suarez. Ia pernah dijatuhi sanksi berat gara-gara melakukan aksi rasial kepada bek MU, Patrice Evra. Tak selesai di situ, ia mendapat hukuman berat lagi lantaran menggigit tangan bek Chelsea, Branislav Ivanovic.
Namun, Suarez berhasil memperbaiki diri pada musim lalu. Meski gagal membawa Liverpool menjadi juara Liga Inggris, ia mampu bersikap santun dan mencetak 31 gol yang membuat dirinya sebagai pencetak gol terbanyak di liga.
Performa impresif Suarez pun mendapat ganjaran berupa gelar Pemain Terbaik versi PFA, versi jurnalis sepakbola dan versi sponsor resmi liga, Barclays. Ia juga berbagi sepatu emas Eropa dengan bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.
"Aku pikir, aku telah menjadi panutan sepanjang musim lalu," kata Suarez. "Aku sadar bahwa aku harus menyesuaikan diri di lapangan, untuk terus bermain dengan baik tanpa sikap buruk."
(wk/)