Ia juga menyebut bahwa film 'Maleficent' intinya adalah tentang pelecehan seksual dan bagaimana itu disalahgunakan kepada orang lain.
- Tim WowKeren
- Kamis, 12 Juni 2014 - 15:40 WIB
WowKeren - Aktris Angelina Jolie mengungkapkan bahwa adegan dirinya dalam film "Maleficent" ketika merobek sayap tubuhnya adalah sebuah metafora untuk pemerkosaan. Hal ini diutarakan Jolie ketika menghadiri konferensi anti-kekerasan seksual di daerah konflik.
"Kami, penulis (Linda Woolverton) dan aku, sangat sadar bahwa itu adalah sebuah metafora untuk perkosaan," jelasnya. "Dan bahwa ini akan menjadi hal yang akan membuat perempuan melupakan itu."
"Pada intinya, film ini adalah tentang pelecehan dan bagaimana itu disalahgunakan," lanjutnya. "Kemudian, yang bersangkutan memiliki pilihan untuk menyalahgunakannya kepada orang lain atau mengatasinya dengan penuh kasih bersama orang-orang yang terbuka."
Sebelumnya, Woolverton menjelaskan selama wawancara terpisah bahwa film itu merupakan "penciptaan kembali". Jadi, bukan hanya menceritakan kembali dongeng klasik "Sleeping Beauty".
"Kami menciptakan masa lalu baginya yang menyebabkan keadaan ketika ia mengutuk Aurora," jelasnya. "Kemudian, itu membawa kita melewatinya dengan sudut pandang yang jahat."
Selama wawancara, Jolie juga berbicara tentang filmnya di tahun 2011, "In The Land of Blood And Honey". Film yang ditulis dan disutradarainya sendiri itu menceritakan pemerkosaan terhadap perempuan Muslim di Bosnia.
"Aku tidak menyadari, tentu saja, bagaimana emosi itu akan terbentuk," ungkap aktris 39 tahun itu. "Membawa begitu banyak emosi dalam pikiran rasanya bahkan lebih menjengkelkan."
(wk/)