Juru bicara Kim Myong Chol merasa tak terima dengan film komedi James Franco, 'The Interview', yang menampilkan rencana pembunuhan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 21 Juni 2014 - 12:47 WIB
WowKeren - Film komedi "The Interview" yang dibintangi James Franco dan Seth Rogen mendapat tentangan dari Korea Utara. Kim Myong Chol yang merupakan kepala organisasi The Centre for North Korea-US Peace dan juru bicara tak resmi pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, mengungkapkan keberatannya pada atas film tersebut.
Myong Chol merasa tak terima karena film itu menampilkan usaha pembunuhan Kim Jong Un. Dalam film tersebut, karakter James dan Seth memang dikisahkan terlibat dalam plot upaya pembunuhan "The Interview".
"Sangat ironis karena alur cerita dalam film ini menunjukkan rasa frustasi pemerintah dan masyarakat Amerika Serikat," ujar Myong Chol. "Sebuah film tentang pembunuhan pemimpin negara lain mencerminkan apa yang dilakukan Amerika Serikat di Afghanistan, Irak, Syria dan Ukraina."
"Dan janganlah lupa siapa yang membunuh PresidenJohn F. Kennedy, yaitu warga Amerika. Menurutku Presiden Barack Obama harus hati-hati karena jangan-jangan militer Amerika Serikat juga ingin membunuhnya," tambahnya. "Bahkan James Bond masih lebih baik dan film itu lebih bisa dinikmati."
Sementara itu Seth malah bersikap santai menanggapi protes tersebut. "Sepertinya Kim Jong Un berencana untuk menonton 'The Interview'. Kuharap dia menyukainya!" ujat Seth di akun Twitter @Sethrogen. Rencananya, "The Interview" akan dirilis pada Oktober mendatang.
(wk/)