Petenis putri yang bertanding di Grand Slam Wimbledon diminta untuk mengenakan underwear berwarna putih agar tidak tampak jelas jika kostum mereka basah karena keringat.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 28 Juni 2014 - 12:39 WIB
WowKeren - Aturan tentang petenis putri yang diwajibkan untuk mengganti warna pakaian dalamnya menjadi putih saat berlaga di Grand Slam Wimbledon 2014 dinilai sangat konyol. Hal ini diutarakan juara edisi 1987, Pat Cash.
"Peraturan itu makin aneh saja," kata Cash kepada BBC. "Ini sudah benar-benar konyol."
Sejak tahun 1963, seri Grand Slam Wimbledon memang memberlakukan aturan yang mewajibkan para petenis untuk mengenakan kostum berwarna putih, termasuk topi, wristband, kaus kaki dan bandana. Namun untuk edisi kali ini, para petenis putri diminta mengenakan pakaian dalam dengan warna senada.
Alasannya, saat berkeringat dan kaus basah, pakaian dalam berwarna akan tampak sangat jelas. Bahkan, pakaian dalam berwarna krem yang mendekati putih pun tidak boleh dikenakan.
Di Wimbledon, jika pemain tidak berkostum putih, yang bersangkutan bisa didiskualifikasi. Tahun lalu, petenis Roger Federer bahkan sempat diminta untuk mengganti sepatunya yang mempunyai sol berwarna oranye.
(wk/)