'The Purge: Anarchy' Rilis,  Film Pertama Digugat Hasil Plagiat
Film

Penulis Douglas Jordan-Benel mengklaim adanya kesamaan tema, peristiwa, karakter dan plot antara naskahnya, 'Settler's Day', dengan film pertama 'The Purge'.

WowKeren - Film "The Purge: Anarchy" digadang-gadang akan merajai box office akhir pekan ini di Amerika Serikat. Film arahan sutradara James DeMonaco itu meraup pendapatan antara USD 12 juta (Rp 140 miliar) hingga USD 15 juta (Rp 175 miliar) di penayangan perdana Jumat (18/7).

Sayangnya, peluang "The Purge: Anarchy" sedikit ternoda gara-gara tuduhan pencurian ide terkait film pertama, "The Purge". Gugatan senilai USD 5 juta (Rp 59 miliar) tersebut diajukan ke Pengadilan Federal California bersamaan dengan hari pertama penayangan "The Purge: Anarchy" di Amerika Serikat.

James yang juga menjadi sutradara serta penulis naskah "The Purge" diduga mencuri ide dari naskah "Settler's Day" milik Douglas Jordan-Benel. Dalam gugatannya, Douglas mengaku adanya kemiripan tema, setting lokasi, rangkaian peristiwa, karakter dan dialog antara naskahnya dengan skenario film yang dibintangi Ethan Hawke itu.


"Plotnya hampir mirip," demikian detil dari gugatan itu. "Ceritanya tentang keluarga yang harus tinggal di satu rumah. Melewati malam dimana dalam setahun sekali, pembunuhan dilegalkan."

Naskah "Settler's Day" diserahkan ke agen United Talent Agency (*UTA), David Kramer dan Emerson Davis. James sendiri juga memiliki agen UTA, Charlie Ferraro, yang rupanya bekerja dibawah pengawasan David.

Naskah itu diserahkan 2011. Namun Juli 2013, David mengembalikan naskah "Settler's Day" dengan alasan kurang tertarik dengan inti ceritanya. Padahal saat itu, "The Purge" sudah menuai sukses di box office selama sebulan. Sejauh ini belum ada konfirmasi atau tanggapan dari James terkait gugatan itu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!